Menu

Perampok Sadis Pembunuh Maria Ditangkap, Motifnya Curi Uang dan Emas

  Dibaca : 1143 kali
Perampok Sadis Pembunuh Maria Ditangkap, Motifnya Curi Uang dan Emas
PEMBUNUH-Pelaku TS (37) yang merampok emas dan uang korban sekaligus membunuh korban Maria

PESSEL METRO – Tak sampai 24 jam, Jajaran Polsek Linggosari Baganti bersama tim Opsnal Polres Pesisir Selatan berhasil menangkap otak pelaku yang membunuh wanita paruh baya bernama Mariana, yang akrab dengan panggilan Maria (65), warga Kampung Muaro Air Haji, Kenagarian Pasar Lamo Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pessel yang ditemukan bersimbah darah di dalam rumah dengan kondisi tidak bernyawa.

Pelaku besinial TS (37) ditangkap di daerah Muaro Air haji Kecamatan Linggo Sari Baganti, Jumat sekitar pukul 21.30 WIB malam. Penangkapan itu hanya berselang beberapa jam pasca korban ditemukan tewas di dalam rumahnya. Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, terungkap motifnya membunuh korban hanya untuk mengambil barang berharga milik korban.

Pasalnya saat ditangkap, dari tangan pelaku, petugas menemukan barang bukti berupa uang tunai dan perhiasan emas milik korban. Pelaku yang pada saat itu hendak melakukan pencurian, sempat ketahuan oleh korban sehingga pelaku yang takut ketahuan oleh warga lainnya, dengan sadinya menghabisi nyawa korban yang tinggal sendirian di dalam rumah.

Kapolsek Linggosari Baganti, Iptu Hardi Yasmar menjelaskan terungkapnya identitas pelaku setelah pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan juga melakukan pemeriksaan saski-saksi serta mencari bukti petunjuk dalam rangka penyelidikan. Setelah identitasnya dikantongi, pihaknya langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Dari hasil penyelidikan, didapatkan bukti yang kuat kalau memang TS yang melakukan pembunuhan terhadap korban. Pelaku kita tangkap tanpa perlawanan, dan saat diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya. Selain membunuh korban, pelaku juga melakukan pencurian di dalam rumah korban,” kata Iptu Hardi Yasmar.

Iptu Hardi Yasmar menambahkan saat pihaknya melakukan penangkapan terhadap pelaku, ditemukan perhiasan emas dan uang yang mana dari pengakuan pelaku benda tersebut merupakan milik korban. Selain itu, saat melakukan aksi pencurian dengan kekerasan sekaligus pembunuhan itu hanya seorang diri. Rencananya, eams yang dicuri tersebut akan dijual oleh pelaku.

“Untuk motifnya diduga awalnya pencurian dengan kekerasan. Tetapi karena pelaku kedapatan oleh korban, pelaku kemudian membunuh korban karean takut ketahuan oleh warga lain. Namun untuk motif pastinya masih terus kita dalami dan buktikan. Saat ini juga sudah ada beberpa barang bukti yang kita amankan dan pelaku sudah dibawa ke Polres Pessel untuk pemeriksaan lanjutan,” pungkasnya.

Sebelumnya, sungguh nahas nasib perempuan paruh baya ini. Mariana, panggilan Maria (65), warga Kampung Muaro Air Haji, Kenagarian Pasar Lamo Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pessel ditemukan bersimbah darah di dalam rumah dengan kondisi tidak bernyawa.

Maria ditemukan Yendri Mayeni (35), keluarga korban, saat hendak menemuinya. Dan saat itu betapa kagetnya dia melihat korban Maria sudah tergeletak dengan posisi miring. Kepala bagian belakang mengeluarkan darah. Korban seperti dihabisi dengan sadis oleh seseorang.

Kapolres Pesisir Selatan AKBP Fery Herlambang melalui Kapolsek Linggo Sari Baganti Iptu Hardi Hasmar menyebut, diduga ada pencurian disertai kekerasan berakibat pembunuhan terhadap korban Mariana, Jum at (11/1) sekitar pukul 09.00 WIB. “Korban ditemukan keluarganya di dalam rumah dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Dengan luka di bagian belakang kepala,” tegas Kapolsek.

Dijelaskannya, disaksikan dengan pihak Wali Nagari dirinya dan anggotanya langsung turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejauh ini motif sementara adalah pencurian atau perampokan disertai pembunuhan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Apa dan bagaimana penyebab pasti, timnya sedang melakukan pendalaman lebih lanjut lagi. “Korban tergelak di tengah rumah dengan posisi miring, dengan mengeluarkan darah,” katanya.

Berdasarkan keterangan sementara dari tetangga dan keluarga korban, beberapa perhiasan emas yang biasa dipakai korban raib. Termasuk uang milik korban disimpan di dalam rumah juga hilang. Sementara itu saat kejadian, Maria hanya tinggal sendiri di dalam rumah. Sedangkan anak-anak korban merantau.

Hardi menuturkan, sampai saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap peristiwa yang terjadi di lapangan. “Berapa kerugian dan jumlah uang yang hilang juga masih dalam pendalaman,” katanya. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional