Menu

Perampok Dibekuk di Pintu Pesawat Lion

  Dibaca : 380 kali
Perampok Dibekuk di Pintu Pesawat Lion
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menghadiri Acara Puncak Hari Nusantara 2019 di Pantai Gandoriah, Pariaman, Sabtu (14/12). Foto: IST
Pencuri 2

ilustrasi

PADANG, METRO–Perampok spesialis pertokoan dan perkantoran yang sudah menjadi buruan sejak sebulan lalu, berhasil diamankan jajaran Polda Sumut sesaat akan take off di Bandara International Minangkabau (BIM), Selasa (29/3) sekitar pukul 15.35 WIB. Parahnya, pelaku ditangkap bersama istri dan anak perempuannya berumur dua tahun.

Informasi dihimpun POSMETRO, pelaku bernama Parlindungan Rambe (36), warga Tanjung Sari Medan Selayang, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara ini ditangkap ketika akan menaiki pesawat Lion Air JT 355 Padang-Jakarta. Saat masuk ke pintu pesawat, pelaku langsung diamankan petugas.

Kapolsek BIM Aiptu Dwi Tri Harianto membenarkan tentang penangkapan tersebut. Pelaku yang sudah menjadi incaran ini sempat bersitegang dengan petugas dari Polda Sumut yang akan menangkapnya. Istri pelaku sempat juga melarang petugas, tapi kalah sigap. Pelaku ini memang dikenal sadis dalam beraksi.

“Kami mendapatkan informasi akurat dari personel Polda Sumut yang mengejar pelaku. Bersama mereka, kita langsung mencari keberadaan pelaku dan menciduknya,” tuturnya.

Ditambahkan Kapolsek, keterangan dari petugas yang menangkap, pelaku ini adalah buruan paling dicari selama sebulan terakhir. Dalam beraksi, dia tidak segan melukai korbannya. Sebelum ditangkap, dia pun sudah aral melintang melakukan perampokan di Sumut, Riau dan Jambi.

Saat diamankan petugas, pelaku ini tengah membawa dua buah tas berisi pakaian. Kemudian, petugas mengamankannya dan membawa ke Mapolsekta BIM. Setelah dilakukan interogasi dan pemeriksaan intensif, pelaku beserta istri dan anaknya dibawa ke Medan melalui jalur darat.

“Tadi pelaku sudah dibawa personel Polda Sumut ke Medan pakai jalan darat. Kasus ini sepenuhnya diserahkan ke mereka, kita hanya memback-up,” ucap Kapolsek.

Distrik Manager Lion Air, Rezki membantah, tidak benar ada pesawat yang terbang kemudian kembali lagi ke landasan. Katanya, hal tersebut tidak mungkin terjadi karena dalam protapnya tidak bisa seperti itu. “Bahkan, presiden saja tidak bisa memerintah demikian,” katanya saat dihubungi wartawan.

Sementara, Alzop Pendra Budi selaku Manager Operasional PT Angkasa Pura II membantah ada penangkapan di dalam pesawat. Sejauh ini, tidak ada permasalahan yang terjadi selama penerbangan.

“Saya tidak tahu ada penangkapan itu ataupun pesawat tidak jadi landing. Saya dapat laporan penerbangan masih baik-baik saja,” jelasnya saat dihubungi Selasa malam.

Dia memang tidak menampik ada salah seorang penumpang pesawatnya yang ditangkap pihak berwajib. Namun dia enggan menguraikan lebih lanjut, termasuk saat ditanya tujuan dan nomor penerbangan pesawat. (age)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional