Close

Perampok Bersenjata Gasak Rumah Toke Emas

kaca mobil pecah

DHARMASRAYA, METRO–Komplotan perampok bersenjata api berhasil mengobrak-abrik rumah toke emas di Jorong Durian Simpai, Kenagarian Koto IV Nan Bauah, Kecamatan Pulaupunjung, Dharmasraya Jumat (6/5) sekitar pukul 02.30 dini hari. Perampok berjumlah empat orang, menggasak 300 gram emas dan uang tunai Rp20 juta.

Aksi perampok ini berlangsung cepat. Kala itu korban, Ecep (38) tengah memasak emas yang baru dikumpulkan dari penambang. Toke emas ini bekerja bersama rekannya, Yusril (28). Setelah selesai memasak emas, korban dan rekan-rekannya berencana beristirahat, dan masuk kamar.

Tiba-tiba saja pintu utama didobrak paksa. Korban dan penghuni, kaget. Ada empat orang. Mereka menyuruh kami menelungkup di lantai, sambil menodongkan senjata api. Saya takut sekali, karena mereka mengancam dengan senjata api, ungkap Ecep.

Saat korban menelungkup, para perampok kemudian menendang tubuh korban. Setelah itu, salah satu perampok, mengikat tangan dan kaki korban serta melakban mulut agar tidak berteriak.

Setelah kami semua diikat dan mulut kami dilakban, para perampok langsung mengobrak-abrik isi kamar. Mereka berhasil mengambil emas yang baru kami masak, sebanyak 300 gram. Mereka juga menemukan uang tunai Rp20 juta, serta 3 unit HP. Uang itu rencananya akan saya setor ke bank, ungkap Ecep, saat melapor ke Mapolsek Pulaupunjung, Jumat sore.

Setelah berhasil menggasak emas yang diperkirakan bernilai Rp200 juta dan uang tunai, keempat perampok langsung kabur menggunakan sepeda motor.
Ecep mengaku, tidak mengetahui komplotan perampok yang sudah menggasak rumahnya. Juragan emas ini menyebut, emas siap jual itu, rencananya akan dijual kepada pedagang toko emas. Emas itu sudah dikumpulkannya dari penambang selama berbulan-bulan.

Jika dihitung-hitung nilai emas itu mencapai Rp200 juta. Saya berharap polisi berhasil menangkap para perampok itu, ucapnya.

Sementara Kapolsek Pulau Punjung Iptu Sutrisman didampingi Kanit Reskrim Ipda Syafrinaldi, setelah mendapat laporan korban, aparat melakukan pemeriksaan di rumah korban untuk menemukan bukti-bukti untuk menangkap pelaku. Akan tetapi, dari olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, belum terlacak keberadaan keempat perampok tersebut.

Aparat berusaha mencari keempat perampok bersenjata ini. Kasus perampokan toke emas ini sudah lama tidak terjadi di wilayah Pulaupunjung. Mudah-mudahan, aparat berhasil menangkap pelaku dan masyarakat diminta tetap waspada, tegasnya. (cr6)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top