Menu

Penyuluh KB Dituntut Lebih Berinovasi

  Dibaca : 316 kali
Penyuluh KB Dituntut Lebih Berinovasi
FOTO—Sestama BKKBN pusat Nofrijal mengambil foto duta GenRe Sijunjung saat menghadiri pertemuan dengan penyuluh KB di Gedung Pancasila Muara Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO
Usai menghadiri Sidang Paripurna HUT ke 71 Kabupaten Sijunjung, Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN Pusat, Nofrijal didampingi Kaper BKKBN Sumbar, Etna Estelita hadiri pertemuan kader KB dan finalis Duta Genre Kabupaten Sijunjung, di Aula Gedung Pertemuan Pancasila Kabupaten Sijunjung, Selasa (18 /2 ).

Dalam kesempatan itu Sestama meminta Penyuluh KB semoga lebih berinovasi lagi dengan 10 langkah PLKB. Sekretaris Utama memaparkan, saat ini BKKBN telah tampil dengan semangat baru dan era baru dari yang sebelumnya Program KKBPK, sekarang penyebutannya menjadi Program Bangga Kencana, yaitu Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Banggakencana).
“Bagi Penyuluh KB semoga lebih berinovasi dengan 10 langkah PLKB-nya, sehingga selalu menemukan gagasan baru terhadap masalah yang ditemukan kedepanya,” ujar Nofrijal.

Dia mengatakan, para remaja GenRe Menghindari pernikahan di usia dini. Para remaja diharapkan menikah diatas 21 tahun bagi perempuan dan diatas 25 tahun bagi laki-laki. Hal ini bisa menjaga kesehatan reproduksi, sekaligus memberikan kesempatan bagi remaja untuk menyiapkan diri dan berencana setelah menikah.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Etna Estelita mengatakan, Sumatra Barat punya quick wins, salahsatunya guna percepatan menuju Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZIWBK), telah dilakukan Penandatanganan kerjasama antara OPD dan PLKB guna peningkatan kinerja pelayanan Program Banggakencana.

“Kita berharap seluruh PLKB mengisi LHKASN dan seluruh Faskes diharapkan melapor pencapaian kinerjanya, karena ini akan dinilai oleh pusat nantinya dan kami juga berharap para kader KB mengisi K/0 di Kampung KB agar menjadi perhatian dan fokus utama,” ujar Estelita.

Dia menambahkan untuk mengoptimalkan peran penyuluh KB dalam mengedukasi orang tua dalam pola pengasuhan pada 1000 hari pertama kehidupan guna menekan kasus stunting sehingga kebermanfaatan program Banggakencana lebih dinikmati masyarakat luas.

Selanjutnya dia mengatakan, diharapkan para PL KB bisa melaksanakan pencatatan pelaporan yang lebih dinamis.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang KBKR, Mardalena dan Kepala Bidang Adpin, Budi Kepala OPD KB Kabupaten Sijunjung dan Jajaran, Para Penyuluh KB dan Duta GenRe Kabupaten Sijunjung. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional