Menu

Penyelundupan Sabu Rp3 Miliar Asal Tiongkok Digagalkan

  Dibaca : 871 kali
Penyelundupan Sabu Rp3 Miliar Asal Tiongkok Digagalkan
KETERANGAN PERS— Dua pengedar ganja yang akan menyelundupkan sabu seharga Rp3 miliar atau seberat 2,7 kilogram asal Tiongkok, dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolda, kemarin. Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Kumbul KS memperlihatkan barang bukti yang disita.

PADANG, METRO – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seharga Rp3 miliar atau seberat 2,7 kilogram yang diduga berasal dari Tiongkok, Cina. Sabu disita dari dua pelaku yang memiliki jaringan antar provinsi dan terlibat peredaran narkotika internasional.

Kedua pelaku WD (33), tukang servis AC dan RT (27), sopir ditangkap di jalan lintas sumatera, Jorong Tanjung Salilok, Kenagarian Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (18/10), sekitar pukul 05.30 WIB.

Hanya saja salah seorang bandar berinisial BR yang menyimpan sabu seberat 2,5 kilogram berhasil kabur melarikan diri ketika petugas melakukan pengembangan di Panam, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau dan hanya menemukan narkoba dalam jumlah banyak itu dalam rumah BR.

Menurut keterangan pihak kepolisian, penangkapan terhadap kedua pelaku berawal dari penyelidikan Ditresnarkoba Polda Sumbar memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum polda setempat. Hasil penyelidikan petugas mendapatkan informasi bahwa ada pengedar sabu akan masuk ke Dharmasraya.

Mendapatkan informasi itu pihaknya langsung melakukan razia. Alhasil, petugas meghentikan satu unit Toyota Innova yang ditumpangi kedua pelaku di Dharmasraya. Petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan sabu seberat 231,36 gram siap edar. Diduga akan dibawa ke Jambi.

Setelah pelaku WD dan RT diperiksa, petugas mendapatkan informasi bahwa mereka mendapatkan sabu dari seseorang berinisial BR, di daerah Pekanbaru, Riau. Selanjutnya polisi melakukan pengembangan terhadap BR. Dari pengembangan itu di rumah BR ditemukan sabu sebanyak 2,5 kilogram.

Setelah mengumpulan seluruh barang bukti, kedua tersangka lansung dibawa ke Mapolda Sumbar untuk pengusutan lebih lanjut. Sedangkan pelaku BR bandar narkoba yang berhasil kabur saat dilakukan pengembangan, saat ini masih terus diburu petugas.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Kumbul KS mengatakan pihaknya menangkap dua orang laki-laki diduga kuat sebagai pengedar narkotika lintas provinsi. Hanya saja salah seorang pelaku berhasil kabur saat dilakukan pengembangan kasus.

”Saat dilakukan penangkapan di Dharmasraya, kita berhasil menyita barang bukti empat paket sabu seberat 231 gram, dan barang bukti lain berupa dua telepon seluler, serta mobil,” kata Kumbul.

Kumbul menambahkan, setelah menginterograsi kedua pelaku, ternyata narkotika tersebut berasal dari seorang bandar yang berada di Pekanbaru, Riau, berinisial BR. Dari informasi itu kemudian dilakukan pengembangan dengan mendatangi rumah BR di Provinsi Riau.

”Di rumah BR ditemukan sabu sebanyak enam paket seberat 2,5 kilogram. Jadi, total barang bukti yang ditemukan seberat 2,7 kilogram. Hanya saja inisial BR itu tidak ditemukan di lokasi dan diduga berhasil kabur disaat kita sudah tiba di rumahnya,” ungkap Kumbul.

Setelah membawa kedua pelaku ke Mapolda, diketahui sabu berasal dari luar negeri, Tiongkok Cina. Polda masih melakukan pengembangan dan berkoordinasikan dengan Polda Pekanbaru. “Ini barang bukti sedang kami dalami dimungkinkan memang masuk dari luar (negeri), bukan Indonesia. Itu dibuktikan dari tulisan di bungkusan sabu itu. Masuknya dari luar negeri dan kemudian dibawa ke Pekanbaru dan tujuan edarnya salah satunya adalah Sumbar dan Jambi,” ujarnya.

Kumbul menuturkan, ditaksir sabu yang disita tersebut senilai Rp3 miliar. “Kita akan terus dalami kasus ini. Terhadap kedua pelaku dijerat pasal 112 jo 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman hukuman hingga hukuman mati,” pungkasnya. (rg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional