Menu

Penyelundupan Narkoba Senilai 2,7 Miliar Digagalkan, 956,85 Gram Sabu dan 4.770 Butir Ekstasi Disita

  Dibaca : 1130 kali
Penyelundupan Narkoba Senilai 2,7 Miliar Digagalkan, 956,85 Gram Sabu dan 4.770 Butir Ekstasi Disita
PELIHATKAN BUKTI— Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu Setianto memperlihatkan barang bukti narkoba yang disita dari pelaku berinisial HD.

PADANG, METRO
Direktorat Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Sumbar menangkap pengedar kelas kakap jaringan lintas provinsi yang kedapatan membawa sabu seberat 956,85 gram dan 4.770 butir ekstasi. Jika diuangkan, narkoba yang rencananya akan diselundupkan ke Provinsi Jambi itu bernilai Rp2,7 miliar.

Pelaku berinisial DH (37) itu ditangkap di Jalan Lintas Sumatera depan Warung Pecel Lele Bandung Ayu, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, pada Sabtu (4/4) lalu, sekira pukul 03.30 WIB. Dari hasil pemeriksaan, narkoba itu didapatkan dari rekannya berinisial HKG di Pekanbaru.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, pelaku merupaka warga Jalan Pertanian, RT 004, RW 002, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau. Ia ditangkap di Kabupaten Dharmasraya dengan tujuan Provinsi Jambi.

“Penangkapannya berdasarkan informasi dan hasil penyelidikan yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Sumbar akan ada penyelundupan narkoba dalam jumlah banyak. Setelah didalami, kita lakukan penghadangan di Dharmasraya hingga pelaku DH berhasil kita tangkap,” kata Kombes Pol Satake Bayu kepada wartawan saat jumpa pers secara online, Selasa (14/4).

Kombes Pol Satake Bayu menjelaskan, Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka menerangkan bahwa sabu dan ekstasi berasal dari temannya berinisial HGK di Pekanbaru.

Tersangka menerima barang tersebut dengan cara mengambil di tempat yang sudah dijanjikan.

“Pelaku mengambil narkoba itu di Jalan Kubung Jaya Siak Hulu, Kampar – Riau, pada hari Jumat (3/4) sekira pukul 15.00 WIB. Permintaan HGK barang tersebut untuk dikirim ke seseorang di daerah Jambi. Tetapi, belum sampai ke Jambi, pelaku sudah berhasil kita tangkap,” ungkap Kombes Pol Satake Bayu.

Kombes Pol Satake Bayu menjelaskan, pelaku HD merupakan bandar narkoba kelas kakap yang memiliki jaringan lintas provinsi. Pasalnya, dari barang bukti yang ditemukan jumlahnya sangat banyak yang bisa dipakai puluhan ribu orang. Jika diuangkan sekitar Rp 2,7 miliar.

“Ditresnarkoba Polda Sumbar masih akan terus melakukan pengembangan. Terhadap pelaku akan kita jerat pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun,” pungkasnya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional