Menu

Penyelundupan 15 Kg Ganja Gagal

  Dibaca : 149 kali
Penyelundupan 15 Kg Ganja Gagal
Penyelundupan 15 Kg Ganja Gagal

PADANG, METRO – Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Padang menggagalkan penyelundupan 15 kilogram narkotika jenis daun ganja yang dikendalikan oleh jaringan lintas provinsi. Dalam pengungkapan kasus itu, polisi membekuk lima pelaku di tiga lokasi berbeda di Kota Padang.

Kelima pelaku diketahui beridentitas Radius Novrianto (24) dan Alfendra (29) berperan sebagai pengedar ganja. Kemudian Monkris (20) dan Rozi Afra Rizaldi (27) berperan sebagai kurir ganja yang menjemput ganja 15 kilogram ke Sumatera Utara. Serta Mardianto (41) sebagai pengendali sekaligus penyandang dana.

Terungkapnya penyelundupan daun ganja kering ini berawal dari penangkapan yang dilakukan oleh tim opsnal Satresnarkoba Polresta Padang terhadap dua pengedar Radius dan Alfendra di rumah Jalan Parak Anau, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Kototangah.

Setelah ditangkap, petugas melakukan interogasi terhadap kedua pelaku. Didapatkan informasi kalau ganja dipasok Monkris (20) yang sehari-hari bekerja berjualan ikan dan Rozi Afra Rizaldi (27) yang sehari-hari berkerja sebagai nelayan. Mendapatkan informasi tersebut, petugas melakukan pengembangan kasus dan melacak keberadaan pelaku.

Dari hasil penyelidikan, Kamis (1/11) petugas mendapatkan informasi kedua pelaku baru saja menjemput daun ganja kering dari Kabupaten Mandailing Natal, Sumut. Menggunakan sepeda motor BM 5828 DY. Setelah dilacak, petugas mendapatkan informasi kalau pelaku sedang menunggu orang yang menjemput ganja itu di rumah makan Muaro Baru, Jalan Pasie Jambak, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kototangah.

Saat itu juga petugas mendatangi lokasi untuk melakukan penangkapan. Petugas mendapati kedua pelaku sedang duduk di atas motor menunggu orang yang menjemput ganja itu. Setelah ditangkap, petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa empat paket besar ganja seberat 15 di dalam tas dan du atas sepeda motornya.

Setelah ditangkap, petugas melakukan interogasi terhadap kedua pelaku, dan keduanya mengakui tekah disuruh dan didanai oleh pelaku pelaku Mardianto. Dan sebelum menjemput ganja itu, pelaku terlebih dahulu menghubung seseorang di Mandailing Natal.

Petugas bergerak melakukan penangkapam terhadap pelaku Mardianto di dalam sebuah pondok di Jalan Adinegoro, Kelurahan Lubukbuaya, Kototangah. Saat ditangkap, petugas menemukan barang bukti berupa satu paket ganja dan satu unit timbangan warna merah. Setelah itu, semua pelaku digiring ke Mapolresta Padang.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan didampingi Kasat Narkoba Kompol Abriadi mengatakan, pengungkapan kasus ini berkat penyelidikan dan pengembangan kasus. Dalam penangkapan terhadap lima tersangka ini, pihaknya menyita barang bukti 15 kilogram daun ganja kering siap edar yang dibawa dari Sumut.

“Mereka memiliki jaringan lintas provinsi. Kelima pelaku memiliki peran yang berbeda. Satu orang berperan sebagai pemberi dana, dua sebagai kurir dan dua lagi penerima barang. Ganja sebanyak itu dibawa dua kurirnya menggunakan sepeda motor dari Sumut,” kata Yulmar.

Yulmar menjelaskan, dua kurir ganja ditangkap saat menunggu orang yang akan menjemput. Dari hasil pemeriksaan, ganja itu memang untuk diedarkan di wilayah Kota Padang yang mana nantinya akan dibagi ke beberapa pengedar. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan pengembangan.

“Kita masih terus melakukan pengembangan untuk menangkap para pelaku lainnya. Terhadap para pelaku akan kita jerat Pasal 114 jo 111 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkasnya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional