Close

Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Insentif Nakes Dihentikan, Kajari Padang: Tak ada Unsur Pidana, Hanya Kesalahan Administrasi

Ranu Subroto Kajari Padang.

PADANG, METRO–Kejaksaan Ne­ge­ri (Kejari) Padang telah menghentikan penyelidikan ter­ha­dap laporan du­gaan penyelewengan da­na insentif tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Kota Pa­dang pada masa pe­nanganan Covid-19.

Dijelaskan Ke­pa­la Kejari Padang Ra­nu Subroto, penyeli­dikan dihentikan lan­taran hanya ditemu­kan kesala­han ad­ministrasi. Selain itu, tidak ditemukan ada unsur pidana dan kerugian keuangan negara.

“Dari sisi h­u­kum­nya tidak ada di­te­mu­kan unsur pidana dan kerugian negaranya tidak ada. Cuma kesalahan yang sifatnya administrasi saja. Makanya kita henti­kan penyelidikan,” ujar­nya  Selasa (5/10).

Ia menambahkan, lan­taran hanya ditemukan kesalahan administrasi, lanjut Ranu, pihaknya me­nyerahkan kepada Inspek­torat Kota Padang untuk melakukan penertiban.

“Kita serahkan ke Ins­pektorat Kota Padang. Ka­rena administrasi aja itu. Ya karena sifatnya adminis­trasi, untuk itu kita kirim ke Inspektorat untuk diter­tibkan,” sebutnya.

Disebutkan Ranu, ke­salahan administrasi ini terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia, ter­masuk di Kota Padang. Menurutnya, hal ini terjadi akibat kesalahan persepsi.

“Salah persepsi dalam arti yang terima insentif itu kan ditunjuk sama Kepala Puskesmas satu atau dua orang. Sementara yang kerja kan rombongan, ka­lau sudah, istilahnya mene­rima insentif itu, ya harus dibagi gitu,” terangnya.

“Dia (yang ditunjuk) yang ngambil. Namun yang melapor kemarin itu me­ngira kalau itu haknya dia pribadi. Padahal tidak. Lalu dari Kepala Dinas, karena belum pernah ada ini, juga tidak bikin SOP atau aturan main,” tutup Ranu.

Penyelidikan dilakukan Kejari Padang lantaran me­nin­daklanjuti laporan dari masyarakat tentang adanya du­gaan penye­lewengan da­na insentif nakes di Puskes­mas Kota Padang pada ma­sa pe­nanganan Covid-19.

Sejak laporan diterima pada Maret 2021 lalu, Kejari Padang telah meminta ke­terangan dari sekitar 60 orang pihak yang terkait de­ngan dana insentif nakes ini. Pro­ses penyelidikan dilakukan murni untuk ke­pentingan hukum. Selain itu juga me­ngedepankan asas praduga tak bersalah. (hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top