Menu

Penyaluran Bansos Tersandung Perubahan PPTK di Kota Solok

  Dibaca : 92 kali
Penyaluran Bansos Tersandung Perubahan PPTK di Kota Solok
Deni Nofri Pudung Anggota DPRD Kota Solok.

SOLOK, METRO–Perubahan terhadap Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) disinyalir berdampak pada keterlambatan penyaluran bantuan sosial (Bansos) bagi Lansia dan kaum disabi­litas di Kota Solok. Kondisi inipun menjadi sorotan anggota DPRD Kota Solok.

Anggota DPRD Kota Solok Deni Nofri Pudung sangat menyayangkan, terlambatnya penyaluran bantuan sosial terhadap lansia dan penyandang disa­bilitas Dinas Sosial Kota Solok. Sebab menurutnya sudah empat bulan terakhir warga lansia dan penyandang disabilitas tidak menerima bantuan berupa sembako dari pemerintah daerah yang da­nanya telah dianggarkan dalam APBD Kota Solok tahun anggaran 2021.

Dari laporan yang dipe­rolehnya dari masyarakat lanjut Deni Nofri, bantuan bansos bagi lansia dan penyandang disabilitas baru disalurkan untuk 4 bulan yakni bulan Januari sampai April. Sementara sekarang sudah masuk bulan September akan tetapi bantuan tersebut belum juga disalurkan.

Dalam kondisi seperti ini warga lansia dan pe­nyandang disabilitas pene­rima bantuan sangat membutuhkan meski hanya be­rupa bantuan paket sembako. Apalagi keterlambatan penyaluran bantuan karena perobahan PPTK.

“Seharusnya kondisi itu tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat. Apalagi ini terkait penyaluran bantuan yang sangat dibutuhkan oleh masya­rakat penerima bantuan,” ujar Deni Nofri.

Deni Nofri  meminta kejadian ini mendapat perhatian serius bagi pemerin­tah Kota Solok. Sebab di­tengah himpitan ekonomi dimasa pandemi covid 19, warga lansia dan penyandang disabilitas dengan keterbatasan fisik mereka sangat membutuhkan bantuan tersebut.

Terkait keterlambatan penyaluran bansos bagi warga lansia dan penyandang disabilitas di Kota Solok, Kepala Dinas Sosial Kota Solok, Zulfadli me­ngakui keterlambatan pe­nya­luran bantuan tersebut. Menurutnya memang saat ini terjadi keterlambatan dalam penyaluran bansos bagi lansia dan di­sabilitas lantaran adanya perubahan terhadap Pejabat Pelaksana Teknis Kegi­a­tan (PPTK).

Menurut Zulfadli, bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas yang dianggarkan melalui dana APBD Kota Solok tahun anggaran 2021 berupa paket sembako. Mereka yang mendapat bantuan itu sebanyak 100 orang lansia dan 15 orang penyandang disabilitas yang masuk dalam penerima bantuan sosial.

“Setiap penerima dibe­rikan beras 10 Kilogram dan 1 kilogram gula setiap bulannya dan diserahkan per dua bulan dalam sekali penyaluran,” terang Zulfadli. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional