Menu

Penurunan Anggaran tak  Mengurangi Kinerja di Kota Pariaman

  Dibaca : 47 kali
Penurunan Anggaran tak  Mengurangi Kinerja di Kota Pariaman
Wali Kota Pariaman H Genius Umar menyampaikan nota penjelasan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2021 dalam rapat paripurna DPRD Kota Pariaman, kemarin.

PARIAMAN, METRO–Wal Kota Pariaman H Genius Umar menyampaikan nota penjelasan peru­bahan anggaran pendapatan dan be­lanja daerah (APBD) tahun 2021 dalam rapat paripurna DPRD Kota Pariaman, kemarin. “Nota penjelasan ini meru­pakan amanat Permendagri no. 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis penge­lolaan keuangan daerah serta Per­mendagri no. 64 tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pen­da­patan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2021,” kata Walikota Pariaman H Genius Umar, kemarin.

Katanya, dokumen rancangan program Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Semen­ta­ra (PPAS) tahun 2021 merupakan salah sa­tu tahap dari rangkaian dalam pe­nyu­sunan perubahan perencanaan dan pe­nganggaran APBD Tahun 2021 yang se­belumnya disusun berupa rencana kerja.

Sebagaimana diketahui bersama katanya, esensi dari perubahan kebi­jakan umum anggaran, prioritas dan  plafon anggaran sementara merupakan daftar program prioritas serta kebijakan anggaran belanja berdasarkan money follows program atau program dan kegia­tan strategis yang memang menjadi prioritas dengan cara memastikan hanya program yang sangat ber­ma­nfaat yang dialokasikan.

“Ada beberapa point dari rancangan perubahan KUA dan PPAS tahun ang­garan 2021, diantaranya tentang kebi­jakan umum anggaran tahun anggaran 2021 yang menyatakan bahwa APBD perubahan tahun anggaran 2021 meru­pakan tahapan tahun ke-3  dari perio­desasi pentahapan RPJMD, adanya penyesuaian penggunaan (refocusing) anggaran untuk pelaksanaan vaksin Covid-19 ditetapkan paling sedikit 8 % dari alokasi DAU TA 2021 atau sesuai dengan kebutuhan daerah memper­hatikan tingkat kasus Covid-19 yang ditetapkan oleh Badan Nasional Penang­gulangan Bencana, “ tambahnya.

Untuk belanja daerah pada peru­bahan anggaran tahun 2021 diren­canakan sebesar Rp.628.003.016.881,- mengalami penurunan sebesar Rp 43.453.153.354,- dari belanja APBD awal sebesar Rp 671.­456.170.235,- . Ia berharap meskipun terjadinya penurunan ang­garan, semoga saja pemenuhan fungsi yang belum ter­capai bisa terealisasi dalam penyu­sunan perubahan APBD 2021 nantinya. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional