Menu

Penumpang Keluhkan Wajib Tes Swab ke Mentawai

  Dibaca : 159 kali
Penumpang Keluhkan Wajib Tes Swab ke Mentawai
PERIKSA KELENGKAPAN— Penumpang kapal Mentawai Fast tujuan ke Palau Sikabaluan Mentawai sedang diperiksa kelengkapan surat-surat oleh petugas petugas, Sabtu (21/11).

MUARO, METRO
Penumpang kapal cepat Mentawai Fast mengeluhkan surat edaran Bupati Kepulauan Mentawai No 360/559/Bup-2020 tentang pemberlakuan wajib tes swab bagi pelaku perjalanan ke kabupaten tersebut.

Hal tersebut dikeluhkan oleh Helmut (43) salah seorang penumpang Mentawai Fast tujuan ke Palau Sikabaluan Mentawai. Pria yang berprofesi sebagai pedagang itu mengatakan, sejak diberlakukannya surat edaran Bupati Kepulauan Mentawai tentang wajib tes swab, menghambat mobilitasnya yang sering bolak-balik ke Kota Padang.

“Kita sangat terkejut sekali karena dengan diberlakukannya swab tentunya membutuhkan waktu yang lama. Sedangkan apabila ada keperluan yang mendesak kita tidak dapat berangkat,” tukasnya Sabtu (21/11) di Pelabuhan Muaro Padang.

Ia menambahkan, alangkah baiknya dikaji kembali efek lainnnya. “Sedangkan naik pesawat terbang aja kita hanya dirapid tes. Saya kira cukup dites rapid saja.” katanya.

Hal serupa diungkapkan penumpang kapal Mentawai Fast lainnya, Anto (32). Dia keberatan dengan diberlakukannya tes swab sesuai dengan surat edaran Bupati Kepulauan Mentawai. “Menurut saya penumpang saja sudah sepi. Duduknya juga berjarak-jarak. Penumpang juga patuh terhadap protokol kesehatan. Bagi saya cukup rapid tes saja,” ujarnya.

Ia menyebutkan, bilamana ada sakit atau kemalangan tentunya butuh segera berangkat ke Mentawai, belum lagi urusan yang penting. “Dengan diberlakukannya tes swab, waktu kita habis menunggu hingga bisa samlai 6 hari sampai hasil swab keluar. Dan itu pun belum tahu positif atau tidaknya, baru bisa berangkat. Hal ini jelas kebijakan tidak jelas, apa tujuannya diberlakukannya swab tes. Kami rasa rapid tes saja sudah cukup,” katanya.

Sementara, keterangan yang dihimpun POSMETRO di Pelabuhan Muaro Padang, Koordinator Kantor Kesehatan (KKP) Pelabuhan Muaro Padang, Isyurnirta mengatakan, dari pihak kesehatan pelabuhan memberikan validasi sesuai Keputusan Kemenkes RI Nomor HK.01. 07/MENKES/382/2020 tentang protokol kesehatan bagi tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan Covid-19.

“Bahwa tempat dan fasilitas umum merupakan salah satu lokus masyarakat beraktivitas yang akan mendukung keberlangsungan perekonomian. Namun berpotensi menjadi lokus penyebaran Covid-19 sehingga diperlukan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan di tempat dan fasilitas umum,” tandasnya.

Ia menerangkan, tes swab yang diterapkan sesuai surat edaran Bupati Kepulauan Mentawai tersebut tidak ada tembusannya ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Muaro Padang. “Jadi pihaknya kami sebagai orang kesehatan pelabuhan di Pelabuhan memberikan validasi tugas kami sesuai aturan MENKES/382/2020. Setiap pelaku perjalanan wajib mempunyai swab atau PCR, rapi test dan surat bebas Influenza,” tukasnya.

“Untuk rapid test, tetap pun kami melakukan validasi tracking penumpang dan riwayatnya. Namun surat edaran Bupati Kepulauan Mentawai Nomor 360/559/Bup-2020 tidak ada tembusan KKP. Selain itu banyak penumpang yang mengeluhkan tempat pelaksanaan tes swab yang tidak mengetahuinya. Tempat pelaksana tes swab bagi penumpang ke Mentawai terdapat di Jalan Azizi No 212 Kecamatan Padang Timur,” katanya. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional