Menu

Penuhi Kebutuhan Pangan Warga, Bulog: Pemko Padang belum Ambil Beras

  Dibaca : 649 kali
Penuhi Kebutuhan Pangan Warga, Bulog: Pemko Padang belum Ambil Beras
KUNJUNGAN— Komisi II DPRD Padang melakukan kunjungan ke Kantor Bulog Sumbar, Senin (4/5).

ALANG LAWEH, METRO
Komisi II DPRD Kota Padang mengunjungi kantor Bulog Sumbar, Senin (4/5). Kunjungan para wakil rakyat ini untuk melihat kesiapan serta kebijakan Bulog menghadapi Covid-19, khususnya di Kota Padang.

Ketua Komisi II DPRD Padang, Yandri menanyakan ketersedian pangan Bulog dalam memutus mata rantai Covid-19 dan sampai kapan stok yang ada bisa bertahan. “Ya, bagaimana ketersedian stok beras di Bulog dan sampai kapan ketersediaan itu tersedia,” ucapnya.

Ia juga mempertanyakan, apakah Pemko Padang telah memesan beras untuk dapat didistribusikan ke masyarakat. Sementara, pimpinan wilayah Bulog Sumbar, Tommy Despalingga menjelaskan, bahwa Bulog merupakan bagian dari tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 dalam hal ketersediaan pangan. “Dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini Bulog mempunyai ketersediaan 12.000 ton lebih beras untuk wilayah Sumbar yang bisa bertahan tiga sampai empat bulan ke depan, ketersediaan terigu 17.360 kg serta 10 ribuan liter minyak goreng,” tukasnya.

Tommy menambahkan, Bulog juga mempunyai cadangan daging kerbau beku sebanyak 11 ton yang bisa didistribusikan ke pasar. “Kami mengetahui, bahwa masyarakat Sumbar tidak tertarik akan daging kerbau beku dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Namun begitu, kami mempunyai stok daging kerbau beku sebanyak 11 ton yang bisa didistribusikan ke masyarakat,” paparnya.

Hingga saat ini terangnya, Pemko Padang belum ada melakukan permintaan beras ke Bulog dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. “Pemko belum ada melakukan permintaan pemenuhan kebutuhan beras ke Bulog. Untuk diketahui, walikota dan bupati mempunyai jatah cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 100 ton beras pertahun.

Agam, Padangpanjang telah mengambil, Kota Padang belum,” ujarnya.

Ia menjelaskan juga bahwa Bulog yang merupakan bagian dari perusahaan BUMN di Sumbar, turut berkontribusi membantu pemerintah dalam memerangi Covid-19 ini. “Dengan dikoordinasi PT KAI Divre II, kami yang tergabung di dalam perusahaan BUMN yang ada di Sumbar telah membantu pemprov dalam bentuk APD sebanyak Rp400 juta. Sumbangan ini akan terus dilanjutkan,” tandasnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional