Close

Penjual Koran di Terminal Aur Kuning itu kini jadi Komisioner Bawaslu

LULUS SELEKSI— Khadafi (40) dinyatakan lulus bersama Benny Azis dan Alni sebagai Calon Anggota Bawaslu Provinsi Masa Jabatan 2022-2027 lulus Uji Kelayakan dan Kepatutan Nomor:316/KP.01.00/K1/09/2022 yang ditandatangani Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja.

BUKITTINGGI, METRO–Bawaslu RI telah mengumumkan anggota Bawaslu tingkat pro­vinsi yang akan ditempatkan di seluruh Indonesia, salah seorang diantaranya adalah Muhammad Khadafi untuk Sumbar yang ternyata dulunya merupakan seorang penjual koran asongan di Terminal Aur Kuning Kota Bukittinggi.

Khadafi (40) dinyatakan lulus bersama Benny Azis dan Alni sebagai Calon Anggota Bawaslu Pro­vinsi Masa Jabatan 2022-2027 lulus Uji Kelayakan dan Kepatutan Nomor:316/KP.01.00/K1/09/2022 yang ditandatangani Ketua Bawaslu RI Rah­mat Bagja.

“Benar, saya sejak SMP bersekolah sambil bekerja, saat menginjak SMK, saya berjualan koran aso­ngan berkeliling Pa­sar dan Terminal Aur Kuning Bukittinggi untuk menambah uang belanja dan meringankan beban orangtua,” kata Khadafi, Minggu (18/9).

Ia mengatakan banyak suka duka selama berjuang belajar hidup mandiri selama bersekolah, sementara keluarganya berada di Kota Payakumbuh, ia mendapat bantuan koran itu dari seorang loper koran yang banyak berjasa di hidupnya ketika di Bukittinggi.

“Berhadapan dengan jawara terminal, tukang palak, orang mabuk, namun itu menguatkan saya, Alhamdulillah meski tidak banyak, uang penghasilan menjual koran, tabloid, TTS dan majalah itu sangat membantu, saya masih ingat itu zamannya reformasi dan media begitu diperlukan,” kata dia.

Sebelum dinyatakan lulus sebagai Anggota Bawaslu Sumbar, Khadafi yang seorang syah dari empat putra itu telah berkecimpung di dunia penyelenggaraan pemilu di daerahnya. Setelah menamatkan Pendidikan SMK di Bukittinggi, ia menyelesaikan program S1 Sistem Informasi di Kota Padang.

Khadafi berhasil menjabat sebagai Ketua KPU Payakumbuh 2016-2018 dan selanjutnya menjadi Ketua Bawaslu Payakumbuh 2018-2023 sebelum dilantik nantinya sebagai anggota Bawaslu Provinsi 2022-2027.

“Saya lahir dari keluarga sederhana, ayah ibu hanya pedagang, pengalaman hidup mandiri khususnya berjualan koran itu banyak memberi pelajaran hidup, dari situ juga sumber literasi saya akan masalah sosial politik berawal,” kata Khadafi.

Ia berharap dengan diamanahkannya dirinya sebagai Anggota Bawaslu Provinsi dapat memberikan partisipasi dalam penyelenggaraan pemilu yang baik di Sumatera Barat.

“Karena sejak di Payakumbuh, kami konsen untuk zero pelanggaran Pemilu serta meningkatkan partisipasi publik dalam pengawasan pemilu, semoga di skala lebih besar di Sumbar semua dapat direalisasikan,” ujanya. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top