Menu

Penjual Kopi Simpan Ratusan Paket Ganja

  Dibaca : 1402 kali
Penjual Kopi Simpan Ratusan Paket Ganja
Ketua DPC PPP Kota Solok Herdiyulis, perwakilan Audy Joinaldy yang menyerahkan bantuan APD untuk Tagana Kota Solok.
pemilik kadai kopi terlibat sabu. Dedek

Penjual kopi, Nanang Fauzi, menunjukkan ratusan paket ganja siap edarnya, Kamis (10/9). Kepada polisi, Fauzi yang sudah berstatus residivis mengaku nekat menjual ganja karena tak memiliki pekerjaan tetap. Hasil menjual kopinya tak cukup membiayai hidupnya.

PADANG, METRO–Alih-alih tobat, Nanang Fauzi (32), penjual kopi yang pernah masuk sel karena kasus narkoba, malah mengulangi perbuatannya. Dia ikut serta mengedarkan ganja. Tak tanggung-tanggung, ganja yang disimpannya mencapai ratusan paket.

Namun, belum sempat menjual ganja itu, Fauzi yang merupakan warga Bukit Bak Air, Kelurahan Telukbayur, Kecamatan Padang Selatan duluan dibekuk petugas Satnarkoba Polresta Padang, Rabu (9/9), sekitar pukul 21.15 WIB, di Jalan Cirebon, Kelurahan Telukbayur.

Dari penangkapan tersebut, Polisi berhasil menyita barang bukti dari resedivis, sebanyak 186 ganja kering siap edar dan ganja kering dalam kantong asoi plastik seberat 600 gram, seharga Rp1,8 juta, satu timbangan plastik, kertas pembungkus ganja kering, staples dan peralatan isap sabu.

Penangkapan tersangka berawal dari adanya informasi masyarakat. Di mana di lokasi tersebut sering terjadi transaksi ganja. Berdasarkan informasi, polisi lalu melakukan penyelidikkan dan mengumpulkan bukti.

Dua minggu melakukan penyelidikan di lapangan, akhirnya polisi berhasil mengungkap sepak terjangnya. Setelah terungkap, tim Opsnal Satnarkoba Polresta Padang yang dipimpin Kanit I Sat Res Narkoba, Iptu Herit Syah dan Komandan Tim Pemberantasan Narkoba Ipda SH Sitorus bergerak melakukan penangkapan.

Setiba di lokasi kejadian, polisi yang mengetahui tersangka sedang banyak menyimpan ganja kering, langsung menangkapnya. Polisi kemudian melakukan membawa tersangka ke rumahnya dan melakukan penggeledahan. Di sanalah polisi mendapatkan ratusan paket kecil ganja siap edar. Berhasil mengumpulkan barang bukti, tersangka kemudian dibawa ke Mapolresta Padang, guna pengusutan lebih lanjut.

Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana mengatakan, tersangka sebenarnya sudah lama jadi target operasi. “Saat ini pelaku masih diperiksa secara itensif di Mapolresta Padang untuk mengembangkannya,” terang Kapolresta.

Dijelaskan Kasatnarkoba Kompol Daeng Rahman, sebelum ditangkap, langkah Fauzi sudah diintai. ”Kita telah memantau pergerakan tersangka dalam waktu dua minggu ini. Kita menyelidiki dan mengintai pelaku, akhirnya pelaku berhasil kita tangkap. Tersangka menjual ganja kering khusus untuk pekerja di pelabuhan dan juga turis,” ujar Daeng.

Daeng mengatakan, tersangka akan dijerat dengan Pasal 111 jo Pasal 114 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu tersangka Nanang Fauzi mengakui perbuatannya dan nekat menjual barang haram itu beralasan karena terdesak kebutuhan ekonomi. ”Saya menjual ganja karena sejak keluar dari Lapas tahun 2010 lalu, tidak mendapatkan pekerjaan tetap. Sementara dari hasil berjualan kopi tidak mencukupi kebutuhan,” dalih tersangka. (cr9)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional