Menu

Penjual Ketupat Keliling Bersyukur Terima Bantuan dari Andre Rosiade

  Dibaca : 181 kali
Penjual Ketupat Keliling Bersyukur Terima Bantuan dari Andre Rosiade
SERAHKAN BANTUAN— Tim AR Center, Nurhaida menyerahkan bantuan beras dan uang tunai dari Andre Rosiade kepada Upik, warga Pasia Nan Tigo, Kototangah.

PASIA NAN TIGO, METRO
Hampir setengah tahun sejak sampainya pandemi Covid-19 ke Sumbar, Anggota DPR RI Andre Rosiade terus berbagi di tengah-tengah masyarakat. Pasalnya, wabah benar-benar mengguncang perekonomian warga, apalagi yang berusaha kecil-kecilan untuk bertahan hidup. Tak sedikit yang gulung tikar dibuatnya.

Seperti halnya pasangan Upik (56) dan M Nasir (60) di Muaro Panjalinan, Pasia Nan Tigo, Kecamatan Kototangah, Padang. Setiap hari sejak pulul 06.00 WIB, Upik sudah mendorong gerobak roda tiganya ke sejumlah kompleks di kawasan Kototangah.

“Saya minta diantar suami pagi-pagi, takut diganggu orang gila di jalan. Kalau sudah dekat kompleks baru jalan sendiri,” kata Upik saat dikunjungi Tim Andre Rosiade (AR) Center, Kamis (24/9) di kediamannya.

Kedatangan Tim AR Center, Nurhaida yang juga Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar, Alwis Ray (Wakil Sektetaris Geridra Sumbar) dan Zulkifli (Wakil Bendahara Gerindra Sumbar) untuk mengantarkan bantuan beras dan uang tunai dari Andre Rosiade. Andre yang juga ketua DPD Gerindra Sumbar kembali menggulirkan bantuan langsung kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

Upik mengaku, saat ini pendapatannya sangat-sangat berkurang. Ketupat lontong gulai, katan goreng, kacang hijau dan penganan lainnya yang dijualnya, saat ini sering tak habis. Bersisa dan kembali harus dibawa pulang. “Susah sekarang, tapi kami tetap bersyukur. Untung sehari yang tak sampai Rp50 ribu hanya cukup untuk makan sehari-hari,” kata Upik yang asli Tanahdatar ini.

Setiap hari, selama sekitar enam jam, Upik menjajakan yang dijualnya kepada warga di beberapa kompleks. Bahkan sampai ke Wisma Indah 3 yang jaraknya cukup jauh dari rumahnya. “Anak saya tiga, satu orang Alhamdulillah bisa kuliah. Kakak-kakaknya mulai membantu. Namun, karena corona ini, usaha anak agak terganggu dan kesulitan juga,” kata Upik.

Beruntung, katanya, mereka tidak menyewa rumah karena sudah punya sendiri. “Alhamdulillah rumah ini kami bangun sendiri. Tanahnya dibeli dari mantan Lurah di daerah sini. Beberapa bantuan rumah kami terima dan dibangunkan langsung, tanpa dipotong-potong. Sekarang, uang harian yang susah,” kata Upik kepada Nurhaida.

Upik berterima kasih kepada Andre Rosiade yang mengirimkan beras dan uang tunai langsung ke rumahnya. Akan sangat membantu dalam menjalankan hidup di tengah pandemi wabah mematika ini. “Terima kasih kepada pak Andre Rosiade. Bantuan sudah kami terima dan sangat bermanfaat untuk kami,” kata Upik.

Nurhaida yang juga Sekretaris PIRA (Perempuan Indonesia Raya) Sumbar menyebutkan, mereka kembali turun ke lapangan untuk membagikan bantuan kepada masyarakat. “Kami diamanahkan pak Andre Rosiade untuk mendata warga yang benar-benar membutuhkan dan langsung mengirimkan bantuan. Bu Upik sangat layak menerima,” katanya.

Andre Rosiade menyebutkan, dengan akan diberlakukan Perda Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) tentu akan banyak warga yang susah aktivitas ekonominya. Karena itu dia minta tim bergerak melakukan pendataan. “Kemarin kami juga serahkan 50 paket sembako untuk warga Bungu Teluk Kabung (Bungtekab). Sebagian penerima sedang terkena banjir. Selanjutnya kami akan bagihan BLT ala Andre Rosiade,” katanya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional