Menu

Penjahat Besar ”Nyamar” jadi Sopir Angkot

  Dibaca : 66 kali
Penjahat Besar ”Nyamar” jadi Sopir Angkot
CURAT DAN CURANMOR—Seorang sopir angkot ditangkap karena terlibat pencurian dengan pemberatan modus kupak rumah dan juga pencurian kendaraaan bermotor di puluhan lokasi di Padang.

Spesialis Pengupak Rumah dan Curanmor

PADANG, METRO – Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang menangkap sopir angkot yang juga spesialis pencurian dengan pemberatan (curat) modus kupak rumah dan juga pencurian kendaraaan bermotor (curanmor) yang sudah beraksi di puluhan lokasi berbeda di Kota Padang. Bahkan, aksi itu sudah dilakukannya sejak tahun 2017.

Pelaku, Rino Ramadhan (19) ditangkap saat tengah mengemudikan angkot berwarna biru menunggu penumpangnya di Kawasan Pasar Raya Padang, Kecamatan Padang Barat, Selasa (4/12) sekitar pukul 17.00 WIB. Pelaku yang sudah menjadi target operasi (TO) ini tak berkutik saat dilakukan penangkapan.

Di dalam angkot itu, petugas menyita barang bukti (BB) berupa satu buah pahat sepanjang 25 centimeter yang merupakan alat yang digunakan untuk mengupak rumah korbannya. Selain itu, petugas juga menyita beberapa helai pakaian yang dibeli pelaku dari uang hasil penjualan barang hasil curian.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap kalau pelaku dalam melakukan aksinya tidak hanya menjarah seisi rumah korban. Namun pelaku juga diketahui mengembat sepeda motor milik korbannya di lima lokasi berbeda yang kemudian dijual kepada penadah yang saat ini telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Informasi yang dihimpun, ditangkapnya pelaku berawal dari adanya laporan korban Sulnaldi ke Polsek Lubeg dengan nomor LP 333/K/VII/2018/Sektor Lubeg, tanggal 6 Juli 2018. Korban melaporkan kalau rumahnya di Jalan Kampung Jua, Kelurahan Kampung Jua Nan XX, Kecamatan Lubeg telah dibobol maling.

Menindaklanjuti laporan korban, Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus curat tersebut. Dari hasil penyelidikan itulah, petugas berhasil mengungkap identitas pelaku yang membobol rumah korban yang ternyata dilakukan oleh pelaku Rino Ramadhan.

Setelah mengantongi identitasnya, petugas menyebar di lapangan melacak keberadaan pelaku. Alhasil, petugas mendapatkan informasi kalau pelaku sedang berada di kawasan Pasar Raya mengendarai angkot. Saat itu juga petugas bergerak ke lokasi melakukan penangkapan. Setelah ditangkap, pelaku bersama barang bukti digiring ke Mapolresta Padang untuk pengembangan kasus.

Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Edriyan Wiguna mengatakan penangkapam terhadap pelaku berkat penyelidikan yang dilakukan oleh anggota dilapangan. Pelaku merupakan spesialis curat dan curanmor yang sudah beraksi di banyak lokasi berbeda di Kota Padang.

”Dari hasil pemeriksaan, yang diakui pelaku sebanyak 10 kali sejak tahun 2017, yang mana lima TKP curanmor dan lima TKP curat. Pelaku melakukan aksinya di Kecamatan Lubeg, Luki, Padang Barat, Koto Tangah dan Padang Utara. Pelaku melakukan curat dengan cara mengupak jendela atau pintu rumah korbannya menggunakan pahat,” kata Edriyan.

Edriyan menjelaskan pelaku mencuri barang barang seperti handphone (hp), laptop serta barang elektronik lainnya yang mudah dibawa. Selain itu pelaku juga mencuri sepeda motor. Dari pengakuannya, untuk total sepeda motor yang sudah dicuri sebanyak 5 unit dan dijual kepada dua orang penadah yang saat ini masih terus diburu.

”Kita masih melakukan pengembangan kasus untuk mencari keberadaan barang bukti yang sudah dijual pelaku sekaligus mengungkap dugaan adanya TKP lain. Terhadap pelaku akan kita jerat pasal 363 ayat 2 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancmaan hukuman diatas lima tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional