Menu

Penjaga Sapi Kurban Ditusuk 3 Lubang

  Dibaca : 583 kali
Penjaga Sapi Kurban Ditusuk 3 Lubang
LPM beserta pemerintahan kelurahan rawang mengadakan syukuran bersama suksesnya acara manunggal BBGRM tahun 2021 dengan makan bajambah bersama.

Pembunuhan - pembantaian
PADANG, METRO–Zulhendri (38), penjaga hewan kurban di Masjid Al Hijriah, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Padang, ditusuk tiga lubang oleh rekannya sendiri, Zulhendri Jejeng (33), Rabu (23/9) malam. Sewaktu ditusuk, Zulhendri sedang member minum sapi-sapi kurban.

Akibat tiga tusukan, Zulhendri terpaksa dilarikan ke RSUP M Djamil. Sementara, Jejeng yang dijuluki Tengkorak, diciduk polisi. ”Kejadiannya sekitar pukul 21.00 WIB,” terang AKP Gusdi, Kapolsekta Nanggalo.

Pengakuan Japinus, kejadian berawal ketika dia sedang berada di rumah dengan kondisi mati lampu. Kemudian lewat salah seorang warga menggunakan sepeda motor berknalpot racing. ”Saat sepeda motor tersebut lewat, ibu saya langsung kejang-kejang karena kaget. Ibu saya menderita penyakit jantung. Saya emosi dan langsung mencari warga yang mengemudikan sepeda motor itu, dengan maksud menegurnya,” kata Jejeng.

Pelaku kemudian mendatangi salah satu warung, dan menanyakan, siapa warga yang menggunakan sepeda motor supra Fit S, berknalpot racing yang barusan lewat. Namun tak ada warga yang mengenal orang yang dicari oleh pelaku. Tak membuahkan hasil, pelaku kemudian pergi ke masjid Alhijiriah, dan menendang sebuah ember berisi air.

”Saya kesal, sebab tak menemukan yang saya cari, makanya saya tendang ember tersebut. Namun korban tiba-tiba marah kepada saya, dan terjadi adu mulut antara saya dengan korban, dan salah seorang warga melerai keributan itu,” ujar Jejeng.

Namun, keributan tetap saja tak dapat diredam berujung kepada penikaman. Pelaku langsung mengeluarkan pisau lipat yang dibawanya dan menikamkan pisau tersebut kepada korban. “Tiga kali dia saya tikam dengan pisau. Saya kemana-mana membawa pisau. Sebenarnya saya tak ada niat untuk menikamkan pisau itu. Tapi, karena emosi, saya tikamkan saja,” ujar Jejeng.

Mengetahui korban telah terluka, dan membutuhkan pertolongan, salah seorang warga langsung membawa korban ke RSUP M Djamil Padang guna mendapatkan perawatan medis. Sementara keluarga korban mendatangi Mapolresta Padang untuk membuat laporan.

Jejeng berhasil ditangkap di rumahnya, usai shalat Idul Adha. ”Saat ini yang bersangkutan diamankan di Mapolsek Nanggalo untuk penyidikan lebih lanjut,” ungkap AKP Gusdi. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional