Menu

Peningkatan Realisasi PAD di Kota Solok Terkendala Penanganan Covid-19

  Dibaca : 96 kali
Peningkatan Realisasi PAD di Kota Solok Terkendala Penanganan Covid-19
EKONOMI BARU— Wali Kota Solok Zul Elfian meninjau budi daya ikan hias yang diharapkan dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi pendapatan masyarakat.

SOLOK, METRO–Ketergantungan daerah terhadap pemerintahan pu­sat memang sangat tinggi. Namun, daerah dituntut terus berupaya melakukan pening­katan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Apalagi menurut Wali Kota Solok, Zul Elfian, kebutuhan akan ang­garan juga semakin me­ning­kat, pasca banyak anggaran daerah dialihkan kepada pe­nanganan virus corona (Co­vid-19). Sehingga mencari potensi PAD untuk digali men­jadi sebuah tuntutan ke de­pan.

Menurutnya, dana perim­ba­ngan yang merupakan da­na transfer keuangan pusat kepada daerah pada akhir-akhir ini sudah semakin dina­mis. Hal ini dapat dirasakan dari pelaksanaan anggaran yang harus dilakukan pengu­rangan dan penyisihan serta penangguhan dalam pela­k­sanaannya.

Dengan kondisi saat ini, daerah harus lebih kreatif dalam meningkatkan PAD agar dapat meningkatkan akuntabilitas dan keleluasaan dalam pembelanjaan APBD. Dengan demikian program dan kegiatan bisa dilakukan secara maksimal.  “Tidak dapat dipungkiri, sejauh ini ketergantungan daerah ter­hadap dana dari pusat dan dana dari provinsi sangatlah besar,” jelas Zul Elfian.

Zul Elfian menjelaskan, dari tahun ke tahun target PAD, khususnya dari sektor Pajak Daerah memang ada peningkatan.Sedangkan un­tuk optimalisasi penerimaan dari ekstensifikasi pajak sa­ngat terbatas, sehingga per­lu mengoptimalkan pene­ri­maan dari intensifikasi pa­jak.

Sumber-sumber pene­rimaan daerah yang poten­sial harus digali dan dikem­bangkan secara maksimal. Namun perlu dicatat harus tetap dalam koridor peratu­ran perundang-undangan yang berlaku.

Kondisi ini kata Zul Elfian, merupakan tantangan berat bagi Kota Solok. Sehingga ke depan perlu inovasi dan tero­bosan nyata dalam mening­katkan PAD Kota Solok.

Menurutnya, kalau pem­e­rintah kota tidak mau beri­novasi atau bekerja keras, dan selalu berharap mene­rima pendapatan sambil ber­pangkutangan maka selama itu pula peningkatan PAD  tak berjalan maksimal. Padahal, fungsi PAD ini sangat besar dalam mendukung belanja daerah. “Pada masa se­ka­rang, Pemko Solok harus me­miliki kreatifitas, untuk me­minimalisir kemungkinan ber­kurangnya PAD,” ujar Zul Elfian. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional