Close

Peningkatakan Kualitas Hidup Perempaun, SILO Diserahkan pada Pemerintah Desa

FOTO BERSAMA—Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Efriyanto, foto bersama.

SAWAHLUNTO, METRO–SILO (Sekolah Istri Teladan Sawahlunto) dise­rahkan kepada Pemerintah Desa untuk pemberdayaan meningkatkan kua­litas hidup perempuan terkhusus kaum ibu, Kamis (28/7). Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Ma­syarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PMD PPA) Efriyanto, menyampaikan SILO m­e­rupakan program inovasi Pemko Sawahlunto yang dilaksanakan dalam bentuk kelas dengan peserta perempuan yang sudah menikah dengan batas maksimal usia 45 tahun, sudah mempunyai anak remaja dan beberapa ka­tegori lainnya. “Pada kelas SILO ini peserta diberikan materi-materi mengenai manajemen rumah tangga, trik psikologi dalam berkomunikasi dengan suami dan anak, menjaga pergaulan anak-anak dan berbagai materi terkait rumah tangga lainnya,” kata Efriyanto.

Efriyanto menyebut program SILO ini seka­rang memasuki tahun kedua, sebelumya pada 2021 lalu diikuti delapan desa dan telah diwisuda seba­nyak 147 orang peserta. “Pada 2022 ini SILO sudah dapat diikuti seluruh desa di Sawahlunto yakni se­jumlah 27 desa. Masing-masing desa mendapatkan satu orang motivator yang akan menyampaikan materi dan membimbing peserta, itulah yang se­karang kita serahkan pada pemerintah desa,” kata Efriyanto.

Efriyanto mengatakan para motivator itu sebe­lumnya telah mengikuti pembekalan sebagai trainer dengan instruktur/narasumber dari Yayasan Yasmina yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan.

Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menyebut program SILO merupakan komitmen dan wujud nyata bagaimana Pemko Sa­wahlunto memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). “Membangun SDM itu dimulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga, dimana dalam keluarga itu ibu memiliki peran yang sangat strategis. Karena itu Pemko Sawah­lunto melaksanakan berbagai program yang berpihak dan bertujuan untuk memberdayakan dan me­ningkatkan kualitas kehidupan kaum ibu salah satunya dengan pendidikan/pelatihan yang se­karang kita kemas dalam Sekolah Istri Teladan Sa­wahlunto (SILO) ini,” kata Deri Asta.

Walikota menyampaikan dalam SILO ini ada sinergi antara Pemkot dengan Pemerintah Desa, dimana Pemko Sawahlunto memfasilitasi untuk menyiapkan motivator dan materi kemudian De­sa menyiapkan peserta, transportasi dan lokasi serta sarana prasarana pendukung lainnya. “Dengan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu dalam mendam­pingi suami dengan baik, menjaga dan mengelola rumah tangga, sampai mengasuh dan merawat anak-anak, itu akan berdampak besar terhadap lingkungan, sampai kemudian pada kota, bangsa dan negara. Jadi ini termasuk upaya menjaga mas depan kota sampai negara,” pungkasnya. (pin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top