Menu

Penimbunan Minyak Tanah dan Pemalsuan BBM Dibongkar

  Dibaca : 431 kali
Penimbunan Minyak Tanah dan Pemalsuan BBM Dibongkar
PERLIHATKAN BUKTI— Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu didampingi Kasubdit IV Ditreskrimus AKBP David memperlihatkan bukti penimbunan minyak tanah dan pemalsuan BBM jenis Premium.

PADANG, METRO
Subdit IV Ditreskrimus Polda Sumbar menggerebek dua gudang yang dijadikan sebagai tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis miyak tanah dan mengedarkan tanpa izin usaha alias ilegal di Kota Padang dan Kota Pariaman. Bahkan, dari hasil penggerbekan, ditemukan juga aksi pemalsuan BBM jenis atau pengoplosan BBM jenis Premium.

Penggerbekan pertama dilakukan di gudang di kawasan Villa Idaman Blok E/23, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang Rabu (20/7) lalu. Di gudang itu, petugas menemukan 36 drum dengan kapasitas 220 liter. Dari puluhan drum itu, 29 drum di antaranya berisikan BBM jenis minyak tanah, 13 jeriken berisikan minyak tanah dan empat buah tedmon berisikan minyak tanah.

Selain minyak tanah, petugas menyita mesin pompa, slang, sepeda motor hingga uang tunai sebesar Rp2,7 juta berikut satu unit telepon genggam. Dari penggerbekan itu, petugas menangkap satu orang berinisial C (44) sebagai pemilik dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Selanjutnya, petugas melakukan penggerebekan di sebuah gudang di Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Rabu (27/5) lalu. Gudang tersebut diduga memalsukan BBM jenis premium (Bensin) serta melakukan penyimpanan dan niaga tanpa izin usaha BBM jenis minyak tanah. Dari penggerebekan itu, petugas menyita barang bukti lima tedmon isi 1.000 liter bensin, tujuh jerigen isi 35 liter bensin, satu jerigen minyak tanah isi 20 liter minyak tanah, tiga unit pompa air dan tiga botol pewarna cair.

Selain itu, petugas juga menyita dua karung bubuk penjernih, empat karung pewarna bubuk serta satu unit sepeda motor. Selanjutnya, dua unit kalkulator, satu unit corong, satu unit alat penakar, lima buku catatan penjualan, uang sebesar Rp 2,4 juta lebih, satu unit handphone dan tiga unit drum berisi minyak tanah. Dari hasil penindakan itu, petugas menangkap satu orang pelaku berinisial I (36) yang merupakan pemilik gudang tersebut.

Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, Kasubdit IV Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sumbar, AKBP David Harnedy Tampubolon mengatakan, pengungkapan kasus ini berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya penyimpanan minyak tanah tanpa izin usah.

“Kemudian, Pak Kapolda memerintahkan tim gabungan untuk melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut. Tim gabungan itu dipimpin langsung Dirreskrimsus Polda Sumbar Kombes Pol Arly Jembar Jumhana. Penyelidikan langsung dilakukan di lokasi penangkapan yang menjadi kediaman tersangka,” kata Kombes Pol Satake Bayu saat jumpa pers di Mapolda Sumbar, Kamis (16/7).

Dijelaskan Kombes Pol Satake Bayu, saat pengerebekan pihaknya menemukan secara langsung bahwa adanya kegiatan penyimpanan minyak tanah dan melakukan pengedaran tanpa izin usaha. Begitupun ditemukan beberapa alat bukti. Selanjutnya terhadap tersangka dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Mapolda Sumbar guna proses hukum lebih lanjut.

“Untuk sementara, minyak tanah yang didapat oleh tersangka dipasok dari Palembang, Sumatra Selatan. Sementara, yang di Kota Pariaman, selain menimbun BBM minyak tanah ilegal, pelaku juga melakukan pemalsuan BBM jenis Premium. BBM itu dijual kepada masyarakat,” jelas Kombes Pol Satake Bayu. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional