Menu

Penilaian Kota Sehat 2021, Pemko Bukittinggi dan FKS Rapat Koordinasi Persiapan

  Dibaca : 85 kali
Penilaian Kota Sehat 2021, Pemko Bukittinggi dan FKS Rapat Koordinasi Persiapan
RAKOR—Pemko dan Forum Kota Sehat (FKS) gelar koordinasi persiapan penilaian Kota Sehat 2021.

BUKITTINGGI, METRO–Pemko  Bukittinggi ber­sama Forum Kota Sehat (FKS)  gelar rapat koor­dinasi (Rakor) jelang pe­nilaian Kota Sehat 2021. Rapat dilaksanakan di ru­ang rapat Balaikota, Kamis (19/8). Plt Kadis Kesehatan Bukittinggi Erwin Umar menjelaskan, waktu peni­laian untuk verifikasi la­pangan sudah semakin dekat. Untuk itu, beberapa persoalan dan kendala lapangan harus segera diselesaikan.

“Beberapa minggu ter­akhir, FKS bersama SKPD teknis, sudah bergerak secara marathon untuk mempersiaplan segala ad­ministrasi dan kelengkapan dokumen. Selanjutnya, ju­ga sudah dilakukan penin­jauan lapangan dan pem­binaan. Saat ini, kita meme­takan potensi perma­sala­han agar dapat segera diselesaikan,” ungkap Er­win Umar.

Ketua Forum Kota Se­hat (FKS) Bukittinggi Ny Fiona Erman Safar menje­laskan, rapat kali ini dilak­sanakan dalam memper­siapkan seluruh rencana titik pantau oleh tim penilai. Karena, FKS sendiri telah melakukan pemantauan dan pembinaan di seluruh lini sesuai tatanan yang dajukan. Sehingga ada be­berapa catatan yang mes­ti diselesaikan ber­sama agar hasilnya mak­simal.

“Verifikasi lapangan diestimasikan minggu ter­akhir Agustus atau awal September. Swastisaba Wistara I telah didapat Kota Bukittinggi pada tahun 2019. Kita harapkan Swasti Saba Wistara dapat diper­tahankan dan diraih kem­bali untuk kedua kalinya. Untuk itu, semua lini tentu harus dipersiapkan, agar indikator pendukungnya dapat dipertahankan bah­kan ditingkatkan,” ungkap Fiona.

Ny Fiona menambah­kan, ada tujuh tatanan yang dipilih FKS Bukittinggi un­tuk penilaian Kota Sehat 2021. Tatanan kawasan pemu­kiman sarana prasarana sehat, tatanan kawasan tertib lalu lintas dan trans­portasi. Kemudian, tatanan kawasan pariwisata sehat, tatanan ketahanan pangan dan gizi, tatanan kehi­du­pan masyarakat yang se­hat dan mandiri, tatanan kehidupan sosial yang se­hat dan tatanan pena­nga­nan Covid-19. Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menyampaikan, verifikasi lapangan untuk penilaian memang waktunya tidak ditentukan. Untuk itu, se­mua harus bersiap dan diharapkan pola hidup ber­sih dan sehat itu, dapat terus dibiasakan dan di­ting­katkan.

“Kondisi persiapan hari ini, harus menjadi kebia­saan setiap hari. Kepen­tingan kita tidak hanya mendapatkan peng­har­ga­an saja, tapi lebih kepada membiasakan seluruh tata­nan untuk dapat dilak­sa­nakan setiap hari. Untuk itu, SKPD diminta untuk so­sialisasikan ini kepada ma­syarakat. Kendala yang ada di lapangan, segera diselesaikan,” pesan Er­man.

Pemko bersama FKS Bukittinggi mengimbau, seluruh masyarakat dapat terus membiasakan diri dan meningkatkan perila­ku hidup bersih dan sehat. Sehingga, seluruh per­soa­lan ataupun kendala terkait penilaian kota sehat pun bisa diantisipasi sejak awal. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional