Menu

Pengusaha UKM Payakumbuh dapat Bimbingan Teknis dari BE-Kraft

  Dibaca : 32 kali
Pengusaha UKM Payakumbuh dapat Bimbingan Teknis dari BE-Kraft
FOTO BERSAMA— Wali Kota Payakumbuh H. Riza Falepi foto bersama dengan para pengusaha UKM.

SICINCIN, METRO – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh bersama Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BE-Kraft) mengadakan bimbingan teknis pengembangan promosi produk kreatif untuk para pengusaha UKM yang ada di Payakumbuh. Bimtek ini diadakan di balroom hotel Kolivera Kelurahan Sicincin, Kecamatan Payakumbuh Timur.

Acara Bimbingan teknis pengembangan promosi produk kreatif ini diikuti oleh 150 peserta dari berbagai UKM yang ada di payakumbuh seperti UKM Randang, Rajut, Pengolahan limbah, batik, dll.

Wali Kota Payakumbuh H. Riza Falepi membuka secara resmi bimtek BE-Kraft. Dalam sambutannya Riza mengatakan sangat mengapresiasi acara yang dilaksanakan oleh Dispapora bersama Be kraft. “Semoga acara seperti ini dapat dilakukan secara rutin dan dapat membantu para pengusaha UKM kota Payakumbuh dalam hal solusi branding, promosi dan publikasi,” sebut wako.

Riza menambahkan acara bimbingan teknis ini diharapkan dapat membangun mental dan pengetahuan para pengusaha untuk dapat berinovasi secara kreatif dan terarah. Yang utama adalah mind set sebagai pengusaha, karena mind set lah yang akan menentukan mental pengusaha kuat.

”Jika pola pikir tidak kuat, maka usaha apapun yang dijalankan tidak akan berhasil,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara bimtek ketua dekranasda Kota Payakumbuh Ny.Henny Riza Falepi mengatakan dalam promosi produk, pertama yang harus diperhatikan adalah brand dan packeng yang menarik. ”Jika kemasan sudah menarik, akan ada keinginan konsumen untuk membeli,” ujar Henny.

Selanjutnya Henny menambahkan harus adanya tester dan harga promosi untuk menarik pelanggan. Karna ini adalah bagian dari promosi yang sangat utama sekali.

Perwakilan dari Be Kraft Indonesia Islamudin R Raka mengatakan untuk tahun ini Payakumbuh merupakan kota ke 5 yang dikunjungi untuk bimbingan teknis. Target yang diinginkan setelah adanya bimtek ini adalah output teman-teman di Payakumbuh tau bagaimana pengembangan promosinya.

Selanjutnya 3 hal yang harus diutamakan dalam bimtek ini yaitu strategi branding, promosi dan publikasi. Tujuan utama BE-Kraft adalah mengonlinekan pemasaran dan berkerjasama dengan E-commerce dan tahap akhir adalah evaluasi dalam pengembangan produk.

”Untuk selanjutnya kita akan terus berkerjasama membantu teman-teman yang ada di Payakumbuh untuk fasilitasi pendukung akses pasar dalam negeri. Dan akan kami potensikan juga dapat dikembangkan menuju pasar internasional,” ujar Islamudin.

Kepala Dinas Pariwisata kota Payakumbuh Elfriza Zaharman atau yang akrab disapa cece menegaskan agar pelaku UKM memaksimalkan kesempatan ini untuk menimba pengetahuan.

”Kesempatan tidak datang 2 kali. Maka dari itu kepada seluruh pengusaha UKM yang ada di kota Payakumbuh manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, semoga kedepan UKM kita dapat berkembang pesat sampai ke internasional,” harapnya.

Dalam acara bimtek ini, Suci Maharani selaku Pengusaha UKM randang khususnya rendang jamur mengucapkan terima kasih kepada Dispapora dan BE-Kraft yang telah memberikan bimbingan teknis supaya bisa lebih berkembang lagi dalam hal kualitas dan pemasaran.

”Kami sangat optimis produk kami dapat diterima tingkat nasional bahkan internasional. Kami berharap, acara bimtek ini dapat dilakukan secara rutin untuk lebih memberikan inovasi dan evaluasi bagi kami kedepannya,” ujar Suci. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional