Menu

Pengurus KAN Nanggalo Periode 2019-2023 Dikukuhkan, Kembalikan Nilai-nilai Adat yang Hilang

  Dibaca : 548 kali
Pengurus KAN Nanggalo Periode 2019-2023 Dikukuhkan, Kembalikan Nilai-nilai Adat yang Hilang
DIKUKUHKAN—Amrizal Dt Rajo Basa dikukuh sebagai Ketua KAN Nanggalo Kota Padang, Periode 2019-2023, bersama pengurus lainnya, Sabtu (30/11) di Kantor KAN Kecamatan Nanggalo.(swari arfan/posmetro)

PADANG, METRO – Amrizal Dt Rajo Basa dikukuh sebagai Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Nanggalo Kota Padang, Sabtu (30/11) di Kantor KAN Kecamatan Nanggalo. Amrizal dilantik bersama pengurus serta bidang lainnya untuk periode 2019 – 2023. Selain Amrizal sebagai Ketua KAN Nanggalo, juga terdapat Wakil Ketua, Drs. H. Darmadi Malin Marajo, Sekretaris, H. Rustam.R Malin Sutan dan Bendahara, H. Zainal Rajo Lelo.

Amrizal Dt Rajo Basa mengatakan, KAN ke depan akan meningkatkan nilai–nilai adat istiadat di Kenagarian Nanggalo. Selain itu, juga akan membenahi anak kemanakan yang selama ini kurang diberikan penilaian. KAN juga akan menyorot cara mengundang resepsi pernikana (baralek), serta tenda pelaminan tenda yang posisinya sering di pasang di tengah jalan.

“Sebelum melangsung pesta pernikahan, anak kemanakan kita ini datang dulu ke kantor KAN, guna kita berikan arahan sesuai adat istiadat. Kita ingin menjalankan kembali yang lama, jangan sampai memberi undangan dengan permen. Untuk itu kembalikan ke yang lama yaitu dengan cara sirih jo pinang, sirih baliak ka gagangnya, pinang baliak ka tampuaknyo. Ini merupakan kesepakatan KAN bersama bundo kandung, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai,” ujarnya.

Tokoh Masyarakat Nanggalo, Maigus Nasir mengucapkan selamat atas pengukuhan Pengurus KAN Nanggalo. Pengurus KAN ini ke depannya dapat mengimplementasikan dan mengaktualisasikan penerapan Adat Basandi Sara’, Sara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

“Karena ABS-SBK itu muncul dari sebuah perjuang luar biasa melalui perang PADRI tahun 1837. Bagaimana dengan semangat dari Tuanku Iman Bonjol dan Ulama untuk agar masyarakat di Minangkabau menegakan agama sesuai dengan tuntunan Rasululllah. ASBK dipahami ruhnya agama. Semangat kehidupan beragama harus kita bangkitkan kembali di Ranah Minang ini,” ujarnya.

Menurutnya, nilai–nilai fisolopis yang berkaitan dengan agama harus bisa diterapkan. Untuk itu, disarankan Pengurus KAN Nanggalo dalam menyusun program kerjanya, berkaitan dengan penyelamatan nagari sebagai sebuah masyarakat adat.

“Kita ingin, masyarakat dan warga Nagari Nanggalo ini konsisten dalam penerapan nilai–nilai agama, untuk mengatasipasi berbagai ancaman anak–anak, kemenakan kita. Seperti, narkoba, LGBT,” harapanya.

Maigus juga menyorot rumah–rumah kos yang rawan melakukan perbuatan yang bertentangan dengan agama. “Inilah yang kita coba dorong dari KAN Nanggalo bersama pemerintah untuk membuat program yang bisa mengayomi, melindungi masyarakat anak nagari kita di Nanggalo. Termasuk juga tantangan kemajuan teknologi informasi. Jangan sampai jalan diasak urang lalu, untuk itu mari kita kembali ke agama dan baliak ka surau,” ajaknya.

Camat Nanggalo, Teddy Antonius berharap, semoga Pengurus KAN Nanggalo amanah, bisa jalan dengan baik untuk bisa membangkikan batang tarandam di masing–masing suku atau kaumnya. Dengan adanya KAN Nanggalo, bisa membantu proses pembangunan di Kecamatan Nanggalo.

Ke depan, menurutnya, ancaman lebih besar lagi bagi generasi muda, dengan kemajuan teknologi informasi. Indonesia negara satu–satunya mendapatkan bonus demografi. Di mana jumlah penduduk yang produktif lebih banyak dari penduduk yang tidak produktif. Genarasi muda saat ini akan menjadi pemimpin pada tahu 2030 dan seterusnya.

“Kita harus membina anak dan remaja saat ini, dengan akhlak yang baik dan benar. Kita tumbuhkan rasa adat istiadat, saling mengenal ninik mamak. Inilah tantangan ke depannya. Harapan kita tumpangkan kepada bundo kanduang beserta tokoh masyarakat,” harapnya.(fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional