Menu

Pengisian Jabatan Tidak Pandang Ras

  Dibaca : 47 kali
Pengisian Jabatan Tidak Pandang Ras

PARIAMAN, METRO–Wakil Wali Kota Pa­riaman Mardison Mahyu­din menyatakan pelaksa­naan proses pengisian ja­ba­tan berdasarkan sistem merit bertujuan untuk pro­ses pengangkatan Pega­wai Negeri Sipil (PNS) da­lam jabatan tidak meman­dang ras, warna kulit.

“Namun memandang berdasarkan kriteri yang di susun pada pola karier dan manajemen talenta,” kata Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin, ke­marin, usai menghadir ra­pat koordinasi (rakor) Pe­me­rintah Provinsi Su­ma­tera Barat dengan pim­panan Kabupaten/Kota Se Sumateta Barat.

“Kota Pariaman se­dang melakukan proses pelak­sanaan merit tersebut. Sam­pai saat ini sedang mela­kukan tahapan pe­nginputan data lewat apli­kasi Sipinter (sistem infor­masi penilaian mandiri penerapan sistem merit),” ujarnya.

“Semua pembahasan pada rakor ini nantinya akan kita bahas kembali ditingkat Pemko Pariaman. Sehingga akan terlaksana dengan sebaik mungkin penyamaan persepsi an­tara Pemprov dengan Pem­­ko Pariaman,” ung­kap­nya.

Sementara itu Gu­ber­nur Sumatera Barat Mah­yeldi saat membuka rakor ini mengatakan bahwa ra­kor ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemprov Sumbar. Untuk saat ini pembahasan rakor lebih pada proses pe­ngi­sian  jabatan sesuai dengan sistem merit.

“Kegiatan ini dilak­sa­nakan sesuai dengan un­dang – undang No 5 Tahun 2014 tentang Aparatul Sipil Negara mengamanatkan bahwa pengisian jabatan pimpinan dari berbagai sektor dilakukan secara terbuka dengan mem­per­hatikan kompetensi yang ada bukan tanpa meman­dang ras atau warna kulit. inilah yang disebut dengan sistem merit,” ungkapnya.

Sistem merit meru­pa­kan lawan dari sistem spoil (sistem kedekatan). Pene­rapan sistem merit dapat mewujudkan transparansi dalam pembinaan karier dan mendorong kompe­tensi yang sehat. Adapun kriteria pada sistem merit adalah seluruh jabatan sudah memiliki standar kompetensi jabatan, peren­canaan kebutuhan pega­wai sesuai dengan beban kerja dan pelaksanaan  s­e­lek­si promosi dilakukan secara terbuka.

“Semoga saja seluruh Kota/Kabupaten yang ada di Sumatera Barat bisa menerapkan sistem ini karena sistem merit ini nantinya akan selalu dia­wasi oleh pihak terkait s­e­hingga apabila pihak ter­kait tersebut menerima aduan, akan dilakukan pro­ses sehingga bila terbukti akan dikenakan sank­si,”tu­tupnya.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional