Menu

Pengisian BBM di SPBU Tanjung Lolo Dikeluhkan, Petugas SPBU Lebih Utamakan Jeriken

  Dibaca : 230 kali
Pengisian BBM di SPBU Tanjung Lolo Dikeluhkan, Petugas SPBU Lebih Utamakan Jeriken
PENGISIAN BBM— Unggahan di medsos viral tentang pengisian BBM di SPBU Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang, Sijunjung marak pelanggan jeriken.

SIJUNJUNG, METRO
Antrean pengisian BBM menggunakan jeriken di SPBU Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung viral di media sosial (medsos). Sejumlah pengemudi yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) mengaku mengeluh akibat pelayanan yang didapatkan di SPBU tersebut, selain harus mengantre cukup lama. Selain itu petugas SPBU dinilai lebih melayani pengisian BBM melalui jeriken dari pada kendaraan yang mengantri.

Postingan terkait keluhan itu beredar sejak beberapa waktu lalu, dimana para sopir yang hendak melakukan pengisian BBM jenis solar mengaku dipersulit saat hendak melakukan pengisian BBM.

Seperti yang diunggah oleh akun bernama Deden Caniago di grup Facebook Expedisi Lintas Jawa Sumatra, pada postingan itu pihaknya mengaku dilarang melakukan pengisian BBM jenis solar. “Tanpa penjelasan yang jelas dari pihak SPBU nya, mobil tronton dilarang ngisi solar. Tapi kalau ngisi galon/jerigen bebas, peraturan menteri apa peraturan gubernur ya. Setelah saya tanyakan ke petugas SPBU tadi, jawabannya sungguh nggak masuk akal, mobil bapak kepanjangan katanya. Atau yang bikin peraturan petugas SPBU nya aja..?” tulis akun tersebut.

Postingan Facebook yang diunggah pada tanggal 9 April 2021 tersebut telah dibagikan sebanyak 104 kali dan menuai sebanyak 81 komentar. Selain itu, keluhan masyarakat terkait hal yang sama juga banyak diunggah pada grup facebook lainnya. Umumnya masyarakat mengeluhkan pelayanan pihak SPBU yang lebih mengutamakan pengisian BBM dengan jerigen/galon di banding pengisian dengan kendaraan.

Kapolsek Tanjung Gadang, AKP Dasrul saat dimintai keterangan terkait hal tersebut mengatakan, pihaknya telah melakukan imbauan dan peneguran terhadap pihak SPBU Tanjung Lolo, namun tetap saja hal serupa kembali terjadi.

“Itu sudah berulang kali kita tegur, tapi tetap saja terulang kembali. Kita sudah datangi pihak SPBU-nya, saat disampaikan mereka menjawab akan mengatasinya, tapi tetap saja terjadi hal yang sama,” tutur Kapolsek Tanjung Gadang, Minggu (11/4).

Selain memberikan teguran kepada pihak SPBU, jajaran Polsek Tanjung Gadang juga telah melakukan upaya pendekatan melalui tokoh masyarakat setempat untuk mengatasi persoalan tersebut. “Kepada tokoh masyarakat, pemuda dan walinagari juga sudah kita sampaikan. Kita khawatir kalau persoalan di SPBU tersebut nantinya berdampak pada gangguan Kamtibmas disana,” ungkap AKP Dasrul.

Menurutnya, persoalan pengisian BBM di SPBU Tanjung Lolo tersebut umumnya dikeluhkan pada jenis bahan bakar solar. “Itu (persoalan) untuk pengisian solar, kalau pertalite dan pertamax tidak ada masalah. Kita mengantisipasi jangan sampai dalam mengatasi persoalan ini malah menimbulkan masalah baru lagi ditengah masyarakat,” terangnya.

Pihaknya mengakui bahwa persoalan di SPBU Tanjung Lolo yang demikian sudah lama berlangsung. Sehingga upaya penertiban dari pihak Pertamina sangat diperlukan. “Sudah lama, sebelum saya disini juga sudah begitu. Sejumlah upaya sudah kita lakukan, tapi tetap saja terulang kembali. Kita tetap megupayakan Kamtibmas,” pungkasnya. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional