Menu

Pengirim Sabu 13 Kg dari Sumbar ke Cilegon Ditembak Mati

  Dibaca : 311 kali
Pengirim Sabu 13 Kg dari Sumbar ke Cilegon Ditembak Mati
PENGIRIM SABU—Usai ditangkap, dua pelaku yang terlibat dalam pengiriman sabu seberat 13 Kg ke Cilegon diperiksa di Polres Limapuluh Kota. Sementara, satu pelaku tewas kehabisan darah setelah ditembak.

LIMAPULUH KOTA, METRO
Lakukan pengembangan setelah menemukan 13 kilogram sabu yang dititipkan di salah satu rumah makan di Kota Cilegon, jajaran Satresnarkoba Polres Cilegon bersama Polres Serang Banten menangkap tiga bandar narkoba di wilayah Riau dan Sumatra Barat (Sumbar).

Penangkapan itu setelah petugas melakukan penelusuran sumber sabu yang ditemukan dalam peti kayu berisikan buah alpukat dan semangka. Setelah diselidiki, sabu itu ternyata dikirim menggunakan bus dari Sumatra dan tim gabungan berangkat ke Sumatra untuk menangkap para bandar narkoba yang mengirim sabu tersebut.

Namun ketika dilakukan penangkapan, satu dari tiga pelaku berinisial MS (45) yang diduga bos dari kawanan bandar narkoba lintas provinsi itu terpaksa ditembak pada bagian pahanya, karena melakukan perlawanan ketika ditangkap petugas di Jorong Sarilamak kenagarian Sarilamak Kecamatan Harau Kabupatem Lima puluh Kota, Selasa (5/1).

Setelah dilumpuhkan menggunakan timah panas, petugas langsung membawa pelaku MS ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan. Namun, karena kehabisan darah akibat luka tembak yang dialaminya, pelaku MS akhirnya meninggal dunia.

“Untuk mengungkap kasus ini, kita bekerja sama dengan Polres Serang Banten, Polres Limapuluh Kota dan Polres di Riau. Berkat kerja sama yang baik, kita berhasil membekuk tiga orang tersangka mengirim 13 Kg sabu-sabu yang disamarkan dengan pengiriman buah semangka dan alpukat,” kata Kasat Resnarkoba Polres Cilegon, AKP Dedy Mirza didampingi Kasat Resnarkoba Polres Limapuluh Kota, AKP Hendri Has, Selasa (5/1).

AKP Dedy Mirza menambahkan, terungkapnya kasus ini berawal pada Jumat (1/1) sekitar pukul 04.00 WIB, pihaknya mendapatkan laporan di RM KAFFIE Link Gerem Raya Kelurahan Gerem, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon terdapat dua buah peti kayu berisikan buah alpukat dan peti kayu berisikan buah Semangka yang dititipkan oleh awak bus Muklis Raya.

“Mendapat laporan itu, kita melakukan pengecekan dan diketahui bagian bawah dalam paket peti kayu berisikan buah alpukat yang sudah membusuk tersebut terdapat paket diduga narkotika jenis sabu. Paket itu, berdasarkan keterangan saksi dititipkan di rumah makan tersebut sejak tanggal 28 November 2020.

“Tim gabungan dari Polres Cilegon dan Polres Serang Kota segera melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang mengirim. Pada hari Sabtu (2/1) sekitar pukul 16.00 wib dilakukan penangkapan terhadap ZE di Jorong Aua Duri, Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanahdatar dan Kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil ditangkap tersangka AS pada Minggu (3/1) sekitar pukul 00.30 wib di pinggir jalan Dusun Balik Alam, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau,” ucap Dedy.

Sementara tersangka MS yang berhasil kabur saat rekannya ZE ditangkap, berhasil dipancing melalui tersangka AS untuk bertemu. Karena tidak mengetahui rekannya itu telah lebih dahulu dibekuk, MS menyanggupi untuk bertemu di Jorong Sarilamak.

Saat bertemu itulah, dilakukan upaya penangkapan terhadap MS.

“Namun karena melawan dan melarikan diri serta dikhawatirkan membawa senjata api, kita terpaksa melumpuhkan pelaku MS dengan timah panas. Tembakan tepat di baha pelaku, hingga pelaku kehabisan darah lalu meninggal dunia,”pungkasnya. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional