Menu

Penghuni Rusunawa Purus Datangi DPRD, Pandemi, Penyewa Usulkan Pembayaran Digratiskan

  Dibaca : 432 kali
Penghuni Rusunawa Purus Datangi DPRD, Pandemi, Penyewa Usulkan Pembayaran Digratiskan
SAMPAIKAN ASPIRASI— Para penghuni Rusunawa Purus menyampaikan aspirasinya kepada anggota DPRD Padang, Jumat (18/12).

SAWAHAN, METRO
Perwakilan penghuni Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Purus mendatangi DPRD Padang, Jumat (18/12). Kedatangan mereka untuk mengusulkan agar ada dispensasi sewa rusunawa selama pandemi Covid-19.

“Kita memohon pada wakil rakyat untuk mengusulkan ke Wali Kota tentang Rusunawa Purus diperaikan pembayarannya mulai April hingga Desember 2020 karena pandemic Covid-19. Ini kita sampaikan karena di DKI Jakarta, Semarang dan lainnya, penghuni rusunawa tidak membayar serupiah pun. Kenapa Padang tak bisa lakukan itu,” ujar Syofyar M, salah seorang penghuni Rusunawa Purus.

Ia mengeluhkan soal listrik yang diputus oleh tim pengelola tanpa pemberitahuan pada penghuni. Sementara itu, sebagian penghuni telah bayar. Menurutnya, ini tidak etis. “Semestinya, pengelola memadamkan listrik penghuni yang nunggak. bukan yang telah bayar. Sehingga kami tidak mengalami kegelapan dan dan mencegah hilangnya barang-barang penghuni,” ucapnya.

Ketua RT 2 RW 8 Purus, Sri Linda Dartati mengatakan, sejak pandemi, jumlah penghuni Rusunawa telah berkurang dan sekarang hanya pribumi saja yang tinggal. “Biasanya sampai 100 KK, namun sekarang 65 KK,” ujarnya.

Ia mengatakan, sewa Rusunawa per bulan bervariasi nilainya diantaranya Rp290 ribu pada lantai II, Rp325 pada lantai I, Rp275 pada lantai III, Rp225 di lantai IV dan Rp260 ribu di lantai V.

Sementara itu, Anggota DPRD Padang, Budi Syahrial yang menerima perwakilan penghuni Rusunawa Purus mengatakan, bahwa ia akan menyampaikan permasalahan ini kepada pimpinan DPRD dan minta diteruskan ke Wali Kota. “Kita akan beritahukan keluhan penghuni pada Ketua DPRD dan segera disampaikan pada kepala daerah,” ujarnya.

Ia juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan UPTD Rusunawa soal kendala yang dialami dan meminta diselesaikan. Anggota DPRD Boby Rustam meminta penghuni Rusunawa Purus bersabar. “Jika telah diterima hasil pertemuan dengan pimpinan DPRD, kita panggil perwakilan penghuni,” paparnya.

Ia berharap Pemko mengabulkan apa yang diminta penghuni. Dengan begitu diharapkan, bebab para penghuni bisa berkurang dan tidak digusur jika telat bayar. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional