Menu

Pengembangan Objek Wisata, PAD dan Ekonomi Masyarakat Meningkat

  Dibaca : 176 kali
Pengembangan Objek Wisata, PAD dan Ekonomi Masyarakat Meningkat
FOTO BERSAMA— Mardison Mahyuddin foto bersama dengan jajaran Bank Nagari saat sosialisasikan wajib memakai masker.

Laporan : Efanurza, Kota Pariaman

KEPALA daerah Kota Pariaman dalam mempromosikan semua objek wisata daerahnya semakin gencar. Dengan berkembang objek wisata otomatis tingkat perekonomian masyarakat juga meningkat. Atas dasar tersebut berbagai cara dilaksanakan Pemko Pariaman dalam memajukan semua objek wisata dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Meningkat PAD otomatis ekonomi masyarakat juga meningkat.

Kenapa tidak ramai tingkat kunjungan ke semua objek wisata perputaran uang dari pengunjung juga meningkat. “Karena itulah kita terus melakukan pembenahan dari semua detinasi wisata kita,” kata Plt Wako Pariaman mardison Mahyuddin, kemarin.

Lihat saja sekarang, dalam rangka mewujudkan visi Pemerintah Kota Pariaman tahun 2018-2023, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Pariaman mengadakan acara video conference (vidcon) dengan desa dan kelurahan yang ada di empat kecamatan.

Kepala Dinas Parbud Kota Pariaman Marhen menyatakan Kota Pariaman adalah merupakan kota wisata, kota perdagangan, jasa yang religius dan berbudaya, untuk itu perlu dikembangkan semua pariwisata yang ada di kota pariaman ini dengan cara melakukan promosi pariwisata yang masif dan terukur oleh semua pihak

Selain promosi pariwisata yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Pariaman, juga diperlukan peran serta desa dan kelurahan untuk membuat video kreatif tentang potensi wisata dan ekonomi kreatif yang ada diwilayahnya, sehingga akan terwujud sinergi promosi pariwisata dan ekonomi kreatif dari pemerintah kota pariaman sampai dengan pemerintah desa/kelurahan.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, Marhen sudah meminta kepada semua camat untuk bisa mensosialisasikan dan mengirimkan semua desa dan kelurahan untuk menjadi peserta lomba video kreatif antar desa dan kelurahan se-Kota Pariaman.

“Alhamdulillah berkat bantuan Camat yang ada di empat kecamatan di Kota Pariaman, semua desa dan kelurahan yang terdiri dari 55 desa dan 16 kelurahan di Kota Pariaman semuanya sudah mendaftar untuk mengikuti lomba tersebut,” ujarnya.

Tekhnisnya untuk video yang dilombakan itu berdurasi kurang lebih tiga menit, dan sebelum video mereka buat mereka akan kita undang terlebih dahulu untuk mengikuti workshop selama satu hari penuh, guna melatih mereka bagaimana cara membuat video dan pengambilan gambar yang baik.

Setelah itu katanya, dibuka jasa konsultasi secara gratis bagi mereka di kantor Parbud, untuk memberikan bimbingan kepada mereka apakah video yang mereka buat sudah sesuai dengan kategori yang diberikan. Jika video tersebut ada unsur sara, politik, pornografi, maka diedit kembali sebelum video tersebut di share di media sosial. “Untuk pembuatan video kita tidak menetapkan untuk memakai camera yang bagus, tapi juga boleh menggunakan HP android, dan pembuatan video juga boleh menggunakan aplikasi viva video,” ujarnya.

Jadi, semoga tahun ini kegiatan lomba video kreatif ini bisa berjalan dengan lancar, dan tahun depan bisa lenih meningkat lagi. Ayo buat video kreatif desa/kelurahannya semenarik mungkin sehingga nanti kota pariaman bisa lebih dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia dan juga mancanegara.

Sebelumnya, Plt Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin telah membuka pelaksanaan lomba video kreatif antar desa dan kelurahan se-Kota Pariaman tahun 2020 secara virtual dengan seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kota Pariaman.

Mardison Mahyuddin menyatakan membangun pariwisata memiliki tujuan yang semata-semata tidak hanya untuk mempromosikan desa dan daerah saja, akan tetapi yang lebih penting adalah menjadi salah satu sarana untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kemajuan desa dan kelurahan masing-masing. “Dengan jumlah desa sebanyak 55 desa dan kelurahan sebanyak 16 kelurahan yang ada di kota pariaman, pembangunan yang bersifat bottom-up, hanya kan berhasil apabila seluruh stake holder ikut serta memberdayakan seluruh sumber daya yang ada di desa dan kelurahan,” ujarnya.

Sesuai dengan salah satu visi dan misi Pemko Pariaman dibawah kepemimpinan Genius Umar dan Mardison Mahyuddin adalah bagaimana kita bisa meningkatkan pariwisata dan perdagangan yang ada di kota pariaman, menjadi kota jasa yang berbudaya dan religius.

Oleh karena itu, kami menyambut baik digelarnya kegiatan lomba video kreatif desa/kelurahan se-kota pariaman ini, dengan hanya durasi 3 menit saja dalam bentuk video, galilah potensi desa/kelurahan anda masing-masing agar potensi yang ada di desa/kelurahan dapat dipromosikan ke khalayak ramai, baik itu domestik atau mancanegara dan juga bisa melalui media sosial.

Beliau meminta kepada Kepala Desa dan Lurah yang ada di Kota Pariaman, agar bisa mengembangkan potensi wisata yang ada di desa/kelurahan masing-masing dengan cara mengikuti lomba video kreatif ini, agar potensi desa/kelurahan yang relatif cukup besar ini bisa kita jadikan basis pengembangan wisata karena efeknya langsung pada pemberdayaan dan kesejahteraan warga desa/kelurahan masing-masing.

Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Pariaman menjadikan visit destinasi sebagai kegiatan rutinitas setiap jumat paginya menyambangi ke berbagai objek wisata di Kota Pariaman.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Pariaman Dwi Marhen Yono menyatakan visit Destinasi Pariaman yang dilaksanakan setiap jumat pagi ini bertujuan untuk mengembangkan potensi daerah serta mengevaluasi agar pariwisata semakin membaik, sehingga wisatawan semakin nyaman ketika berkunjung kesini.

Marhen mengungkapkan, untuk meningkatkan imun di masa pandemi covid-19 ini dan untuk membuat badan sehat, sengaja kegiatan tersebut diselingi dengan berolahraga bersepeda sambil menikmati keindahan pantai Kota Pariaman mulai dari Talao Pauh, Pantai Gandoriah, Pantai Cermin, Pantai Kata hingga ke Pantai Binasi di Desa Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan.

Kepala Desa Marunggi Adrizal merasa sangat bersyukur atas kunjungan pejabat Pemko Pariaman dalam rangka menyambangi kawasan wisata desanya serta memperhatikan destinasi wisata di Pantai Binasi ini khususnya.

Direncanakan pada tahun 2021 mendatang, selain sudah adanya lahan parkir yang memadai, Pantai Binasi ini juga akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti toilet, mushalla, dan wahana bermain anak yang membuat pengunjung semakin betah berlibur disini.

“Insya Allah semoga segera terealisasi melalui tangan Dispabud Kota Pariaman, sehingga Pantai Binasi menjadi pilihan baru bagi wisatawan yang ingin berkunjung di kota tabuik ini,” tandasnya. (***)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional