Close

Pengembangan Investasi Terintegrasi, Wako dan ASN Pariaman Bersihkan Pasar Jati

PIMPIN GORO—Wali Kota Pariaman H Genius Umar saat memimpin kegiatan gotong royong di Pasar Jati.

PARIAMAN, METRO–Walii Kota Pariaman H Genius Umar menyatakan dalam menjadikan Kota Pariaman menjadi kawa­san pengembangan inves­tasi, baik di Sumatera Ba­rat maupun di Indonesia, perlunya penataan yang terpadu dan terintegrasi dengan baik.

“Sekarang kita melakukan gotong royong bersama dengan Aparatur Sipil Negara  ( ANS) dalam menata dan membersihkan Kawasan Pasar Jati, Kecamatan Pariaman Tengah,” kata  Walikota Pariaman, Genius Umar, kemarin.

Katanya, sekarang bersama dengan ASN Pemko Pariaman, membersihkan dan merapikan kawasan Pasar Jati ini yang agak terbengkalai selama ini, dan nantinya, akan ditata kem­bali menjadi lebih produktif, dan lingkungan sekitar­nya juga akan dibuat menjadi lebih menarik, sehingga dapat dimanfaatkan.

Genius juga mengatakan bahwa Pasar Jati ini nantinya akan dijadikan salah satu kawasan untuk pengembangan investasi di Kota Pariaman, selain kawasan wisata dan pertanian yang kita punya selama ini.

“Saat ini, investasi yang terbesar di Kota Pariaman berasal dari pengembang perumahan yang lokasi­nya tersebar di Pariaman, selain dari investasi di bidang pariwisata, yang sudah mulai ada yang berminat untuk berinvestasi di Kota Pariaman ini,” tukasnya.

Lebih lanjut Genius juga menuturkan bahwa untuk potensi investasi di Kota Pariaman sangat banyak. Untuk itu, peluang investor untuk berinvestasi di Kota Pariaman searah dengan kebutuhan pembangun di kota ini.

“Kita akan membuka peluang bagi investor untuk berinvestasi di kawa­san Pasar Jati ini, dalam pengembangan dan pe­ngelolaan ini agar lebih menarik untuk dikunjungi, dan kemaren kita juga su­dah menggandeng HIPMI, yang nantinya akan bersinergi dengan mereka, apa yang akan kita perbuat untuk kawasan Pasar Jati ini agar semakin lebih baik lagi,” tuturnya.

Untuk saat ini, yang sudah membuka usaha di kawasan Pasar Jati ini, se­perti PT. Minang Kakao, yang bergerak dibidang pengolahan coklat yang telah menembus pasar coklat nasional, PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), yang membuka gudang untuk operasional Pupuk Urea, Pestisida serta Herbisida,

“Pasar Jati ini juga ada Business Development Cen­ter (BDC) Angso Duo, yang merupakan pengembangan usaha Kelompok Swadaya Masyarakat (K­SM), sehingga KSM terbantu dalam hal pemasaran, karena BDC berperan da­lam membangun jaringan kerjasama dengan ber­bagai pihak dan juga mulai merambah pasar internasional, serta beberapa UM­KM seperti sepatu dan bordir,” ujarnya.

Goro bersama ini, diikuti oleh seluruh ASN Pemko Pariaman, dan setelah kawasan pasar Jati ini dibersihkan, kawasan yang kosong, telah ditimbun dengan tanah timbunan dan diratakan dengan menggunakan alat berat, sehingga lahan yang dulu banyak timbunan sampah, sudah tidak ada lagi, dan berganti dengan kawasan yang bersih dan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lainya. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top