Close

Pengembangan Geopark Silokek Di Daerah Sijunjung Harus Optimal

OPTIMAL—Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir dalam Raker Sinkronisasi RPJMD 2021-2026 meminta pengembangan Geopark Silokek harus optimal.

SIJUNJUNG, METRO–Bupati Sijunjung, Ben­ny Dwifa Yuswir kembali mengingatkan, kepada jajarannya mengenai pen­tingnya mengupayakan pengembangan Kawasan Geopark Ranah Minang Silokek di daerah Sijun­jung.

Hal itu disampaikan Bupati Benny Dwifa pada kegiatan Rapat Kerja (Ra­ker) Sinkronisasi RPJMD 2021-2026. “Pengem­ba­ngan Geopark Silokek ini bisa mendorong pe­ning­katan perekonomian, pen­didikan, layanan kese­hatan, infrastruktur dan berbagai aspek lainnya yang potensial untuk me­ningkatkan angka IPM (indeks pembangunan ma­nusia) secara signifikan,” kata Benny.

Ia berharap kepada seluruh Organisasi Pe­rangkat Daerah (OPD) lakukan kolaborasi kemu­dian bergerak sesuai fung­si masing-masing. “Mari kita berkomitmen untuk menjaga warisan-warisan yang saat ini sudah dite­tapakan sebagai warisan budaya nasional yaitu Perkampungan Adat Mat­rilineal Padang Ranah dan warisan geologi Geoark Silokek yang saat ini juga sudah ditetapkan sebagai Geopark Nasional,” ujar Benny.

Selain itu, Bupati juga berharap kepada setiap anggota serta pengurus Geopark Silokek untuk dapat melaksanakan tu­gas dan tanggung jawab dengan optimal. Pasalnya, pengembangannya tetap masuk dalam prioritas pembangunan dalam Ren­cana Pembangunan Jang­ka Menengah Daerah (R­PJ­MD) tahun 2021-2026.

Sementara, Tim Ahli Geopark Ranah Minang, Febrin Anas Ismail me­nga­takan, ada tiga kom­ponen penting yang men­jadi perhatian, yakni klas­ter utama, infrastruktur dan klaster pendukung.  “Dalam grand design, kita fokus pada tiga hal, yaitu pengembangan klaster utama, pembangunan in­frastruktur serta pem­bangunan klaster pen­dukung,” kata Febrin.

Di klaster utama, selain akan dibangun gerbang (gate) yang megah, seba­gai penanda sebuah ka­wasan yang akan menjadi ikon daerah setempat, di situ juga akan dibangun Geosite Silokek, Biology Centre, pengembangan Kampung Adat serta museum dan perpustakaan.

“Kemudian untuk in­frastruktur, selain akan dibangun jalan ke lokasi, jalan antara klaster, jalur air, dermaga, terminal, serta jaringan listrik dan air bersih. Adapun klaster pendukung adalah dae­rah Sisawah, Durian Gadang, Solok Amba, Sumpur Kudus, Aie Angek, Paru, Mu­a­ro, Manganti, Kandang Baru dan TBA,” ujar Fe­brin.

Kegiatan tersebut di­mo­deratori Sekretaris Da­erah Kabupaten Sijun­jung, Zefnihan dan hadir pada kesempatan itu, Staf Ahli Bupati, Asisten, Ke­pala Organisasi Perangkat Dae­rah serta Camat se-Ka­bu­paten Sijunjung. (ndo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top