Close

Pengedar Sembunyikan Sabu dalam Boneka di Jorong Pincuran Tinggi, Nagari Mungo

PENGEDAR SABU— Tim Satresnarkoba Polres Payakumbuh menangkap pelaku WS yang kedapatan menyimpan sabu di dalam boneka.

PAYAKUMBUH, METRO–Seorang pengedar sa­bu ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh setelah menggerebek salah satu rumah di Jorong Pincuran Tinggi, Nagari Mungo, Kecamatan Luhak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Minggu dini hari (26/9) sekitar pukul 03.00 WIB.

Dari penangkapan pelaku berinisial WS (29), petugas berhasil mengamankan empat paket narkoba jenis sabu-sabu siap edar dibungkus plastik bening. Sabu itu ditemukan petugas dalam kotak permen yang disembunyikan oleh pelaku di dalam boneka. Selain sabu, petugas juga menemukan dua unit timbangan digital.

Saat penangkapan yang berlangsung dini hari itu disaksilan Jorong setempat dan memang membuat seisi rumah kaget. Namun, tersangka yang sudah su­dah menjadi target penangkapan oleh Satresnar­koba Polres Payakumbuh tidak bisa berbuat banyak selain menyerah dan mengakui perbuatannya.

Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, melalui Kasatresnarkoba Iptu Desneri mengatakan, penangkapan terhadap tersangka berkat adanya informasi warga yang resah dengan keberadaan pelaku lantaran kerap terjadi transaksi narkoba di kediamannya.

“Menindaklanjuti informasi itu, kita langsung melakukan penyelidikan dengan mengintai pelaku hingga menetapkan pelaku sebagai target. Beberapa pekan membuntuti pelaku, kita pun mendapatkan informasi lagi kalau pelaku sedang menyimpan sabu,” kata Iptu Desneri.

Ditambahkan Iptu Des­neri, pihaknya selanjutnya bergerak ke kediaman pelaku WS dan dilakukanlah penggerebekan. Setelah pelaku diamankan, pihaknya kemudian melakukan penggeledahan di dalam rumah yang disaksikan oleh kepala jorong dan warga setempat.

“Hasil penggeledahan, ditemukan empat paket sabu pada tersangka sebanyak Empat paket yang di bungkus dengan plastik bening yang disimpan oleh pelaku di dalam kotak permen yang diletakkan da­lam boneka yang terletak di atas kasur di dalam kamar,” ujar Iptu Desneri.

Iptu Desneri menuturkan, pelaku ketika dilakukan interogasi, mengakui kalau sabu yang dimilikinya itu didapatkan dari seorang laki-laki berinisial D (DPO) dengan cara membelinya.

“Pelaku juga mengaku kalau sabu-sabu itu bakal diedarkan disekitar wila­yah Limapuluh Kota dan Payakumbuh. Saat ini kita masih melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap jaringannya,” pung­kas Iptu Desneri. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top