Menu

Pengedar Sabu Minta Maaf dan Bersumpah

  Dibaca : 493 kali
Pengedar Sabu Minta Maaf dan Bersumpah
KONFERENSI PERS— Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan dan jajarannya menunjukkan barang bukti saat menggelar konferensi pers penangkapan seorang pengedar sabu, Jumat (26/6).

SIJUNJUNG, METRO
Menjadi target operasi (TO) Satresnarkoba Polres Sijunjung semenjak 2019 lalu, pergerakan Putra (38) sebagai pengedar narkoba terhenti di tangan Tim Madat Polres Sijunjung. Dari tangan pelaku yang dikenal lihai dalam melakukan transaksi, polisi mengamankan sabu seberat 20,02 gram dan sejumlah barang bukti lain.

Penangkapan pelaku dilakukan di rumahnya, di Jorong Samiak, Nagari Kandang Baru, Kecamatan Sijunjung, pada 19 Juni lalu. Polisi yang sebelumnya juga sudah mengintai pergerakan pelaku langsung melakukan penangkapan.

Pelaku tak berkutik saat polisi menemukan sejumlah paket sabu, timbangan digital, handphone, plastik berwarna bening yang digunakan untuk membungkus sabu. Juga ditemukan sejumlah uang yang diduga hasil penjualan barang haram tersebut.

Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan didampingi Wakapolres Kompol Andi Sentosa, Kasat Narkoba AKP Syamsurijal menjelaskan, pelaku sudah lama menjadi target penangkapan. “Pelaku cukup lihai dan sudah lama menjadi target operasi anggota, semenjak 2019 lalu,” tuturnya saat menggelar konferensi pers di Mapolres, Jumat (26/6).

Andry mengatakan, pelaku mengedarkan sabu di sekitar wilayah Kabupaten Sijunjung dan memasok dari luar Sumbar. “Dari keterangan pelaku sabu didapat dari luar daerah Sumbar. Kita masih lakukan pengembangan lebih lanjut terkait kemungkinan adanya pelaku lain,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan akan terus melakukan upaya pencegahan di tengah masyarakat. Serta mengajak masyarakat bekerja sama dengan polisi dalam memberantas peredaran narkoba.
“Saya sudah turun ke sejumlah nagari/desa. Salah satu pesan saya tentang pencegahan peredaran narkoba ini,” terang Andry Kurniawan.

Tidak ada alasan untuk mengedarkan narkoba, sekalipun dengan berkilah memenuhi kebutuhan ekonomi. “Apapun alasannya tidak dibenarkan. Jika alasan kesulitan ekonomi, apakah harus mengedarkan sabu? Tidak ada toleransi, semua pelaku akan kita tindak tegas sesuai hukum,” tambah Kapolres.

Pada saat konferensi, pelaku menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada masyarakat Sijunjung. Dan bersumpah untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya itu. “Saya mohon maaf. Dan saya bersumpah demi anak dan istri saya untuk tidak mengulangi mengedarkan sabu dimana saja. Jika saya melanggar, saya bersedia dihukum dengan seberat-beratnya,” tutur pelaku. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional