Close

Pengedar Sabu Diringkus Jelang Pesta Pernikahan

Narkoba di polres dharmasraya - web
Penyidik Satnarkoba Polres Dharmasraya memeriksa paket sabu yang didapatkan dari dua pengedar, Kamis (08/10/2015) malam. Ironisnya, satu pelaku, Ahmadi (24), terpaksa batal mengikuti resepsi pernikahannya yang digelar Jumat (09/10/2015).

DHARMASRAYA, METRO–Seorang pengantin baru ditangkap polisi beberapa jam sebelum resepsi pernikahannya. Pelaku, Ahmadi (24), tertangkap Kamis (8/10), sedangkan resepsi pernikahannya akan digelar, Jumat (9/10). Ironisnya, sabu yang didapatkan polisi, dibeli Ahmadi dari Iyak, kakak iparnya sendiri. Saat ini, Iyak masih dalam pengejaran polisi. Ketika dicari ke rumahnya, di Sungai Rumbai, Iyak sudah duluan melarikan diri.

Ahmadi ditangkap polisi saat berada di rumahnya, kawasan Blok B, Sitiung 3, Mulya Bakti, Nagari Koto Salak, Kecamatan Sungai Rumbai. Dia diringkus usai Jumino (46), pengedar sabu yang duluan ditangkap, menyebut namanya sebagai gembong. “Bagaimana lagi, saya mau pesta pernikahan tapi tertangkap duluan,” ungkap Ahmadi.

Menurut Ahmadi, diketahui dirinya telah menikah dengan seorang gadis pujaannya tanggal 3 bulan ini, dan akan melangsungkan pesta pernikahan pada hari ini, namun saat ini pesta berlangsung tanpa dirinya. “Saya memang salah pak, tapi bagaimana lagi, pesta pernikahan itu tidak bisa saya hadiri karena kesalahan saya sendiri yang melakukan pekerjaan sebagai pengedar narkoba dan hukuman ini tentu akan saya jalani,” jelasnya.

Sementara, Jumino tersangka lain yang ditangkap di sebuah warung di Sungai Rumbai mengaku juga membeli barang haram tersebut dari Iyak sebanyak 2 gram, namun belum sempat terjual sudah tertangkap dahulu. Menurutnya, laki-laki yang memiliki 7 orang anak ini, sudah melakoni pekerjaan sampingannya ini sejak 5 bulan yang lalu, hal ini dilakuan untuk memnuhi kebutuhan sehari-hari anak dan untuk biaya sekolahnya, “Istri saya tahu saya jualan sabu-sabu tapai dia diam aja karena itu untuk kebutuhan hidup,” ungkapnya.

Jumino mengaku barang haram yang telah dibelinya tersebut akan diecer dengan paket-paket kecil dan dijual kepada pemakai yang ada diseputaran Sungai Rumbai, keuntungannya dipergunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan sekolah anak.
Menurut Kasatnarkoba Polres Dharmasraya AKP Hendri, membenarkan telah menangkap dua orang yang diduga pengedar narkoba yang beroperasi di seputaran kecamatan Sungai Rumbai, sementara pengedar tempat kedua pelaku ini, Iyak masih dalam pengejaran polisi.

Awalnya, polisi berhasil menangkap Jumino di sebuah warung di Sungai Rumbai dari laporan masyarakat saat digeledah. Barang haram tersebut tidak ada dibadan tersangka, setelah didesak tersangka megaku sabu-sabu seberat 2 gram yang disimpan di kontrakannya yang berada di Jorong Koto, Kecamatan Koto baru.

Dari keterangan Jumino, disebutlah nama pelaku lain yakni Ahmadi, polisi langsung bergerak ke rumah Ahmadi yang berada Blok B sitiung 3 Mulya Bakti kenagarian Koto Salak, Kecamatan Sungai. “Ahmadi kita tangkap di depan rumahnya saat main kartu, di kantong celana Ahmadi kita amankan setengah gram sabu-sabu,” ujar Kasatnarkoba.

Dari penggerebekan tersebut polisi berhasil mengamankan 2.5 gram sabu-sabu siap edar, bong milik Jumino dan uang sebanyak Rp. 500 ribu hasil penjualan sabu-sabu serta handphone yang dipergunakan kedua tersangka untuk transaksi sabu-sabu. Atas perbuatannya, kedua pelaku akan dijerat dengan pasal  112 jo 114 jo 114 jo 116 jo 132 jo 127 undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (ben/hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top