Menu

Pengedar Narkoba Bersempi Ditangkap

  Dibaca : 1054 kali
Pengedar Narkoba Bersempi Ditangkap
NARKOBA-Jajaran Satresnakoba Polres Dharmasraya dipimpin IPTU Rajulan saat menangkap pengedar narkoba bersempi usai mencoba melarikan diri.

DHARMASRAYA, METRO
Jajaran Satresnarkoba Polres Dharmasraya membekuk seorang laki-laki berinisial RR (30), warga Jorong Bukit Aman, Kenagarian Abai Siat, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya karena diduga mengedarkan narkotika Golongan 1 jenis sabu. Rabu (13/5) sekitar pukul 18.00 Wib.

Kapolres Dharmasarya, AKBP Aditya Galayuda Ferdiansyah melalui Kasatresnarkoba, Iptu Rajulan mengatakan selain mengamankan tersangka dan barang bukti, petugas juga mengamankan satu pucuk senjata rakitan.

Rajulan menjelaskan, penangkapan dilakukan berawal saat tersangka RR ingin membeli nasi ke salah satu warung di Pasar Abai Siat, Rabu (13/5) sekira pukul 18.00 WIB. Pada saat dilakukan pengkapan, pelaku sempat curiga adanya kehadiran petugas. Dia pun mencoba kabur.

Petugas yang tak mau kehilangan jejak langsung mengejar tersangka dan tidak berapa lama kemudian tersangka berhasil dibekuk petugas. Penangkapan juga disaksikan Kepala Jorong Ranah Pasar dan Jorong Bukit Aman serta sejumlah warga.

Saat dilakukan  penggeledahan, dari tangan tersangka RR  dtemukan 10 paket  narkotika Golongan 1 jenis sabu siap edar.Terdiri dari 4 Paket sedang dan 6 paket kecil.

“Tersangka lalu kita bawa ke rumahnya untuk dilakukan pengembangan. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis senpi milik tersangka,” jelasnya.

Dari pengakuan tersangka, barang haram tersebut dibeli di daerah Pelayang Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi berikut dengan senpi rakitan yang dibeli tersangka seharga 200 ribu rupiah.

“Terkait dengan senpi , kasus ini akan terus dikembangkan dan sudah dilakukan  koordinasi dengan Satreskrim, terkait kepemilikan senjata api rakitan tersebut,” jelasnya
Sementara itu sambung kasat, meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19, kita dari jajaran Satresnarkoba Dharmasraya akan terus melakukan upaya pengembangan dan akan memburu pelaku lainnya.

“Pelaku di jerat dengan pasal 114 (1) Jo Pasa 112 (1) Undang-undang no 30 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara dan  UU Darurat Nomor 12 / drt/ 1951 TTG senpi dan sajam,” pungkasnya (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional