Close

Pengedar Ganja Lintas Provinsi Diamankan BNN Pasbar

PENGEDAR— BNN Kabupaten Pasaman Barat mengamankan 4 orang pengedar ganja lintas provinsi, Kamis (23/9). 50 Kg ganja berhasil diamankan dari keempat pelaku ini.

PASBAR,METRO–Sebanyak 50 Kg ganja kering diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) bersama tim BNN Sumbar dari tangan empat orang diduga pe­nge­dar ganja Lintas Pro­vinsi.

”Keempat pelaku di­tang­kap di dua lokasi ber­beda pada Kamis (23/9). Hari ini baru bisa diekspos karena kemarin ada pe­ngem­bangan,” kata Kepala BNNK Pasaman Barat, Ir­wan Effenry di Simpang Em­pat, Jumat (24/9) kema­rin.

Dikatakan Irwan, Duaa orang pelaku Ridwan (35) dan Samsul (42) ditangkap di dekat Jembatan Taming Jorong Taming Batahan, Kenagarian Batahan, Kecamatan Ranah Batahan Pasbar.

Sedangkan dua orang pelaku lainnya Arival Putra (29) dan Rifka Efendi (29) ditangkap di dalam kebun Sawit di Jorong Parit Kenagarian Parit, Kecamatan Koto Balingka, Pasbar.

Ia menjelaskan penangkapan terhadap keempat pelaku berawal pada Rabu (22/9) anggota seksi pemberantasan BNNK Pa­saman Barat mendapatkan informasi terkait akan masuknya ganja yang berasal dari daerah Penyabungan Sumatera Utara ke Pasbar, melalui jalur darat.

Mendapatkan informasi itu BNNK Pasbat, melakukan koordinasi dengan Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Sumbar, Kombes Pol Hindra guna meminta penambahan personil dari bidang pemberantasan BNNP Sum­­bar untuk melakukan penangkapan.

Setelah itu, katanya sekitar pukul 17.00 WIB, BNNK Pasaman Barat langsung menuju ke lokasi yang akan dilalui oleh target yang diduga akan membawa narkotika jenis ganja ke Pasbar, sekitar pukul 02.30 WIB.

”Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sumbar Sumbar bersama dengan beberapa anggota pemberantasan BNN Sumbar telah bergabung dengan tim pemberantasan BNNK Pasbar, kemudian menyusun strategi untuk segera melakukan penangkapan,” katanya.

Selanjutnya sekitar pu­kul 03.00 WIB mobil yang dicurigai sebagai melewati salah satu pos pemantau kemudian dilakukan penangkapan dan diamankan dua orang pelaku Ridwan dan Samsul.

Kemudian sekitar pukul 03.20 WIB tim pantau melihat adanya satu mobil yang mencurigakan melewati pos pantau dengan kecepatan yang tidak normal.

Melihat itu, tim sergap langsung melakukan penangkapan terhadap satu unit mobil rush warna merah. Akan tetapi mobil rush berwarna merah tersebut mampu melewati barikade jalan yang telah disusun oleh tim.

Pihaknya langsung me­la­kukan pengejaran hingga berakhir di tepi sungai di daerah Pasir Panjang dengan kondisi mobil ter­sebut dalam keadaan kosong.

Sekitar pukul 10.00 WIB salah satu anggota Polsek Ranah Batahan memberikan informasi terkait ditemukannya ganja yang di­duga dilemparkan oleh pengendara mobil rush warna merah tersebut di sepanjang jalan di sekitar jembatan Tamiang dan berhasil ditemukan empat karung warna putih yang didalamnya berisi 50 paket besar ganja yang dibung­kus dengan lakban warna cokelat.

Kemudian dilakukan pengembangan ke daerah Parit dan berhasil diamankan dua orang pelaku Ari­val Putra dan Rifka Efendi.

”Saat ini keempat pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih jauh,” katanya.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti 50 paket besar ganja, satu unit kendaraan roda empat merek Toyota Rush warna merah atas nama Diafari Siregar dengan nomor polisi BB 1474 FQ dan satu unit kendaraan roda empat merek Toyota Avanza warna Silver atas nama Sri Aulia Permata Sari dengan nomor polisi BA 1526 SA.

Satu unit handphone merek Nokia 105 berwarna Biru, satu unit handphone merek Vivo 1904 berwana biru, satu unit handphone merek Vivo V2027 berwarna silver dan uang tunai Rp1.500.000. (end)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top