Close

Pengcab SOIna Kabupaten Lima Puluh Kota Dibentuk, Nevi Safaruddin Didapuk jadi Ketua

PENGURUS PENGCAB— Ketua TP-PKK Kabupaten Lima Puluh Kota, Nevi Safaruddin (tengah) didapuk menjadi Ketua Pengcab SOIna Kabupaten Limapuluh Kota 2022-2026, dalam rapat yang digelar Kamis (19/1).

LIMAPULUH KOTA, METRO–Siapa sangka atlet penyandang disabilitas Kabu­paten Limapuluh Kota ternyata telah mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional. Tercatat daerah ini pernah mengirimkan Empat atletnya bersaing di kompetisi Special Olympics tingkat dunia khusus untuk penyandang tuna grahita.

Terungkap pada Rapat Pembentukan Ke­pe­ngurusan SOIna (Special Olympics Indonesia) Kabupaten Limapuluh Kota di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Labuh Basilang, Payakumbuh, Kamis (19/1).

“Kita patut mengapresiasi prestasi penyandang disabilitas ini, yang terbukti telah mengharumkan nama bangsa, karenanya kita perlu wadah untuk lebih meningkatkan prestasi dan produktivitas mereka,” ujar Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin. Nevi Safaruddin berdasarkan hasil rapat bakal didapuk sebagai Ketua SOIna Kabupaten Limapuluh Kota 2022-2026.

Saat mengawali rapat dalam sambutannya Nevi Safaruddin mengatakan pembentukan kepengurusan SOIna Lima Puluh Kota merupakan tindaklanjut dari Surat Mandat Nomor: 109/Soina.Sumbar/I/2023 dari SOIna Provinsi Sumatera Barat untuk melaksanakan Pembentukan Pengurus SOIna Kabupaten Lima Puluh Kota periode 2022-2026.

“Untuk itu perlu kita matangkan kepengurusan dengan evaluasi dan perkuat program yang pernah terlaksana sebelumnya demi peningkatan prestasi dari saudara tunagrahita,” ujar Nevi.

Selanjutnya, Nevi menjelaskan visi SOIna adalah memberikan kesempatan bagi warga tunagrahita untuk menjadi orang yang berguna dan produktif serta dapat diterima dan dihargai sebagai bagian dari masyarakat melalui olahraga.

Nevi berharap SOIna Lima Puluh Kota dapat mengayomi prestasi, kemampuan, dan keterampilan atlet tunagrahita. “Selain itu tujuan organisasi ini adalah memunculkan atlet-atlet baru sebagai penerus dari atlet berprestasi sebelumnya yang bahkan sudah sampai ke internasional,” tuturnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Aida anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat , Yusrizal pengurus SOIna Provinsi Sumbar, perwakilan dinas terkait, dan calon pengurus SOIna Lima Puluh Kota.

Sementara itu, Yusniar mengatakan Lima Puluh Kota memiliki sumbangsih dalam menghasilkan atlet tunagrahita yang berprestasi. “Potensi atlet Lima Puluh Kota cukup mumpuni, sampai saat ini sudah 4 atlet yang berasal dari kontingen Lima Puluh Kota yang ikut ke internasional,” ujarnya.

Yusniar berharap kepengurusan SOIna Kabupaten Lima Puluh Kota yang sempat vakum 2 tahun lalu bisa kembali bangkit dan bergandengan tangan dalam men­jalankan program sesuai visi dan misi organisasi. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top