Close

Pengangguran di Padang Capai 65 Ribu Orang, Wako Lepas Puluhan PMI  Padang ke Malaysia

Wali Kota Padang, Hendri Septa.

A YANI, METRO–Wali Kota Padang Hen­dri Septa melepas 50 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Padang ke Malaysia utuk bekerja di Perusahaan Hartalega SDN.BHD. Pelepasan ter­sebut berlangsung di Pa­lanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jumat (17/6).

Pelepasan ditandai de­ngan penyerahan paspor oleh Wali Kota Padang Hendri Septa kepada perwakilan PMI Kota Padang. Da­lam sambutannya, Wali Kota Padang Hendri Septa mengucapkan terima kasih kepada PT. Andalan Mitra Prestasi selaku perusahaan penyedia dan penempatan jasa tenaga kerja dalam dan luar negeri, yang telah mem­bantu mem­be­rang­katkan PMI asal Kota Pa­dang ke Malaysia.

“Pengiriman tenaga ker­­ja asal Kota Padang ke luar negeri yang dilakukan hari ini menandakan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Padang tidak kalah dengan daerah-daerah lain di Indonesia,” ujar Wako Hendri Septa.

Hendri Septa menambahkan, pengiriman tenaga kerja ke luar negeri merupakan upaya dari Pemerintah Kota Padang da­lam mengatasi dan mengurangi jumlah angka pengangguran di Kota Pa­dang.

“PMI ini ibarat efek domino. Dengan adanya PMI di luar negeri maka akan ada perputaran uang di Kota Padang dan di luar negeri, sehingga akan me­ning­katkan ekonomi ma­syarakat,” imbuhnya.

Wako Hendri Septa berpesan kepada PMI asal Kota Padang untuk bekerja secara bersungguh-sung­­guh, jaga nama baik Kota Padang selama bekerja disana.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang, Dian Fakri mengatakan jumlah pengangguran di Kota Padang kini mencapai 65 ribu orang sejak awal tahun 2022. Mereka saat ini sedang berebut mencari pekerjaan.

Menurut Dian, data ter­sebut adalah data di awal tahun 2022 ini. Mereka yang pengangguran adalah korban PHK akibat pandemi Covid-19  serta tamatan perguruan tinggi dan SMK yang juga sedang mencari pekerjaan.

“Angkanya memang tinggi sekali. Sebelum pandemi terjadi jumlahnya sudah berada 35 ribu orang. Setelah dua tahun terkena pandemi bertambah hampir dua kali lipat,” sebut Dian di Media Center Balaikota, beberapa waktu lalu.

Upaya yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian adalah penyalurkan para pencari kerja tersebut ke perusahaan perusahaan yang membutuhkan. Termasuk mengirim mereka kerja keluar negeri. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top