Menu

Penertiban PKL Ricuh; Perang Batu, 1 Warga Terluka

  Dibaca : 597 kali
Penertiban PKL Ricuh; Perang Batu, 1 Warga Terluka
IMG-20160212-WA0025

Polisi dan pedagang sempat berdialog saat penertiban kawasan Muaro Lasak, Purus, Padang Barat.

PADANG, METRO–Penertiban pedagang di kawasan Pantai Cimpago, Jumat (12/2) pukul 17.45 WIB, ricuh. Pedagang mengamuk, berontak dan menolak untuk ditertibkan oleh petugas Sat Pol PP Padang.

Kericuhan terjadi saat petugas penegak perda itu mencoba mengamankan barang dagangan milik pedagang yang masih berjualan di bibir pantai. Tak terima dengan perlakuan itu, beberapa pedagang dan warga mengamuk.

Menghindari keributan, petugas Pol PP memilih mundur dan kembali naik ke mobil. Namun saat hendak berangkat meninggalkan lokasi, warga yang menolak untuk ditertibkan itu melempari petugas dengan batu. Sontak, puluhan anggota Satpol PP mundur dan menyelamatkan diri.

Usai diserang warga, beberapa anggota Satpol PP mencoba menghampiri kerumunan warga. Keributan tak terelakkan. Petugas yang tak mau kalah dengan perlawanan warga, mencoba menyerang kembali. Hingga akhirnya petugas Satpol PP kembali ke mobil dan langsung bergegas meninggalkan lokasi menuju Mako Pol PP.

Akibat saling serang itu, salah seorang warga Purus, Davit (36) mengalami luka di bagian pelipis mata. Ia mengaku ditendang petugas Pol PP hingga mengalami sakit di perut. “Saya tidak tahu, tiba-tiba anggota Pol PP menyerang dengan jumlah banyak dan menonjok saya, hingga saya terluka,” terang David.

Tak terima, David yang mengalami luka di pelipis mata langsung melapor ke Mapolresta Padang, berharap ada tindakan dari kepolisian.

Kapolsekta Padang Barat Kompol Sumintak mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari salah seorang warga, bahwa Sat Pol PP yang berjumlah sekitar 50 personil sedang melakukan penertiban PKL di Pantai Purus. Kemudian terjadi cek cok mulut dengan PKL sehingga warga melempari Pol PP dengan batu. “Saat tiba di lokasi, keadaan sudah kondusif. Anggota Pol PP Padang telah meninggalkan lokasi,” kata Sumintak.

Menurut Sumintak, keterangan dari saksi mata, ditemukan salah seorang warga Purus bernama Davit mengalami luka pada bagian pelipis sebelah kanan. Korban melapor ke Polresta. Selain korban Davit, dia mendapat informasi dari saksi bahwa masih ada satu orang yang lagi yang sedang memancing di pantai, dibawa Sat Pol PP.

Terpisah, Kasat Pol PP Padang Firdaus mengatakan, membenarkan bahwa pihaknya melakukan penertiban di wilayah Pantai Cimpago, karena masih ada ditemukan pedagang yang membandel tetap berjualan di bibir pantai.

“Di saat penertiban itu, pedagang menolak untuk ditertibkan, dan terjadi cek cok antara anggota. Untuk menghindari keributan, anggota langsung ditarik mundur, namun saat akan berangkat, malah dilempari oleh warga,” kata Firdaus.

Firdaus menambahkan, akibat dilempari batu, beberapa petugas mengalami luka-luka dan bengkak pada bagian kepala, dan petugas kembali turun dan terjadilah saling lempar, hingga akhirnya satu orang warga dibawa karena mencoba melawan petugas dengan pisau.

“Satu orang warga kita amankan ke Mako Pol PP karena melakukan perlawanan kepada petugas. Kita juga menyita pisau yang digunakan menakuti petugas. Namun karena dia lemas, kita bawa ke RS Tentara,” pungkasnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional