Close

Penerbangan ke Pulau Jawa dan Bali, Wajib Vaksin I dan Hasil Negatif RT-PCR

WAJIB PCR— Calon penumpang yang melakukan penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau serta bandara lainnya di tanah air, wajib melampirkan sejumlah sayarat, seperti surat vaksin serta hasil tes negatif RT-PCR.

PADANG, METRO–Humas PT Angkasa Pu­ra II (Persero) Cabang BIM, Fendrick Sondra men­je­laskan, berdasarkan Su­rat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 22 tahun 2021, pener­bangan dari dan ke bandara di Pulau Jawa dan Bali dapat melam­pir­kan kartu vaksin (pertama) dan hasil negatif RT-PCR (3×24 jam).  Selain itu, calon penumpang dapat melam­pir­kan kartu vaksin (kedua) dan hasil negatif antigen yang berlaku 1 x 24 jam.

Fendrick Sondra men­jelaskan juga, syarat per­jalanan dalam negeri antar bandara di luar pulau Jawa dan Bali, calon penum­pang cukup melampirkan kartu vaksin (pertama).  Ke­mudian hasil negatif RT-PCR  (3 x 24 jam), atau hasil negatif antigen 1 x 24 jam. “Persyaratan ini berlaku mulai 2 November 2021,” ucap Fendrick Sondra, Se­lasa(2/11).

Fendrick Sondra me­nam­­bah­kan juga, keten­tuan ter­sebut tidak berlaku bagi pe­laku perjalanan yang be­rusia di bawah 12 tahun dan pelaku perjalanan de­ngan kondisi khusus. “Pelaku per­jalanan dengan kondisi khu­sus harus melampirkan su­rat keterangan dari ru­mah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak bisa/belum dapat me­ngikuti vakainasi,” tam­bah­nya.

SE Satgas Covid-19 Nomor 22 tahun 2021 di­buat, karena aturan se­belumnya menimbulkan pro kontra di tengah ma­sya­rakat.(fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top