Menu

Penerapkan Protokol Covid-19, Konsistensi Pelaku Usaha tak Ada

  Dibaca : 203 kali
Penerapkan Protokol Covid-19, Konsistensi Pelaku Usaha tak Ada
Kepala Satpol PP Padang, Alfiadi

AIAPACAH, METRO
Kepala Satpol PP Padang, Alfiadi mengatakan, konsistensi para pelaku usaha dalam mematuhi protokol Covid-19 di tempat usaha mereka tidak ada. Akibatnya hingga kini masih banyak yang melanggar, meski sudah beberapa kali diingatkan.

“Hampir semua tempat hiburan dan tempat lainnya kita sasar. Kita sudah periksa, banyak yang belum mematuhi protokol Covid-19. Setelah kita ingatkan, mereka terapkan. Pas kita pergi, mereka tidak lagi melaksanakan. Konsistensi yang tidak ada,” sebut Alfiadi dalam Diseminasi Informasi Media Center Padang, Rabu (8/7).

Ia mencontohkan kelalaian pelaku usaha melakukan cek suhu tubuh atau memastikan agar tamu tamu yang datang tidak berrukerumun. Kadang itu mereka lakukan. Kadang mereka lengah.

Padahal, kata Alfiadi, jika nanti di tempat usaha itu timbul klaster baru, maka pemilik usaha sendiri yang akan rugi. Tempat mereka tidak akan dikunjungi orang lagi karena takut tertular Covid-19. “Sebenarnya yang rugi mereka sendiri kalau tak patuhi protokol Covid-19. Orang tak akan mau datang lagi. Kalau mau juga, sama saja dengan bunuh diri,” tandasnya.

Ia kembali mengimbau semua pelaku usaha agar mematuhi protokol Covid-19, sehingga penularannya bisa dicegah. Saat ini, kata Alfiadi, selama masa pandemi, ada 30 kasus yang ditipiringkan dan berkasnya kini telah dikirim ke Pengadilan Negeri Padang.

Aktif Awasi Lingkungan
Selain itu, Alfiadi, mengimbau masyarakat agar aktif melakukan pengawasan di lingkungan tempat tinggal. Hal tersebut sebagai bentuk kerjasama masyarakat dengan petugas dalam rangka memberantas maksiat.

“Menjadikan Kota Padang terhindar dari maksiat merupakan tanggung jawab kita bersama. Peran masyarakat, khususnya orang tua sangat berperan dalam mengawasi putra-putrinya agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas,” ujar Alfiadi.

Alfiadi juga mengingatkan pelaku usaha penginapan untuk memperhatikan aturan-aturan yang berlaku dalam menerima tamu. Agar tidak mendapatkan sanksi. Begitupun dengan pemilik rumah kos, juga diminta untuk melakukan pengawasan intens terhadap penghuni kos.

Alfiadi mengungkapkan, pihaknya akan menindak tegas bagi pelaku usaha yang terindikasi lalai, sengaja membiarkan atau malah memfasilitasi terjadinya maksiat. “Untuk pemilik rumah kos, kita akan lakukan pemanggilan untuk dilakukan pembinaan maupun pemberian sanksi. Kalau untuk hotel atau penginapan, kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait,” tukasnya.

Langkah ini terang Alfiadi, merupakan upaya Satpol PP Padang menjaga ketertiban umum serta upaya memerangi maksiat di Kota Padang. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional