Menu

Penerapan PPKM Mikro di Kota Sawahlunto, Memotivasi Partisipasi Warga untuk Mengantisipasi Covid-19

  Dibaca : 139 kali
Penerapan PPKM Mikro di Kota Sawahlunto, Memotivasi Partisipasi Warga untuk Mengantisipasi Covid-19
PIMPIN RAPAT—Sekda Ambun Kadri Pimpin rapat terkait tindaklanjut penerapan PPKM Mikro yang dilaksanakan di Kota Sawahlunto.

SAWAHLUNTO, METRO–Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sawahlunto Ambun Kadri memim­pin rapat tertutup untuk menindak lanjuti penerapan PPKM Mikro di Kota Sawahlunto, Jumat pagi (16/7). Rapat koor­dinasi (rakor) dengan Orga­nisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pihak terkait, di ruang rapat Balai­kota Sawahlunto.

Selain dihadiri para OPD terkait di lingkungan Pemko Sawahlunto, rapat juga dihadiri para Asisten I, II dan III serta para Camat yang ada di Kota Sawahlunto. Kegiatan ini dila­kukan dalam menekan serta memutus mata rantai Pan­demi Covid-19 di Kota Sawahlunto.

Menindak lanjuti penam­bahan kasus positif Covid-19 yang men­capai 48 orang Kamis (15/7).  Hal ini merupakan cata­tan tersendiri bagi Kota Sawa­h­lunto, yang men­catatkan jum­lah terbanyak dan tertinggi secara harian. Setelah sebe­lumnya atau pada awal bulan (1/7), Kota Sa­wahlunto men­catat dengan 35 kasus.  “Dari warga yang terkon­firmasi Ka­mis ke­maren (16/7), positif se­banyak 48 orang dan dari segi wilayah, pasien yang terpapar Covid-19 terbanyak be­rasal dari Keca­matan Barangin, Kota Sa­wah­lunto,” ujar Kadis Ke­sehatan Sawahlunto, Yasril.

PPKM (Pemberlakuan Pemba­tasan Kegiatan Masyarakat) ber­basis mikro sudah dilakukan di Kelurahan Saringan, Kecamatan Barangin dan di Desa Sikalang, Kecamatan Talawi, Kota Sawah­lunto.

Keberadaan Posko PPKM ber­skala Mikro untuk saat ini sudah dirasa sangat perlu dan strategis guna antisipasi pencegahan, pena­n­ganan dan pembinaan dalam menghadapi Covid-19 kepada warga masyarakat.

Keunggulan dari PPKM ber­skala Mikro antara lain adalah menumbuh-kembangkan parti­sipasi aktif di tengah masyarakat dan menyesuaikan kondisi ter­sebut dengan lingkungan yang ada di kawasan tersebut.

Tim PPKM bertugas untuk men­tracking dan testing masyarakat yang positif Covid-19. Sehingga terdata secara valid, melalui berbagai pemantauan terhadap beberapa pendatang baru, di desa dan kelurahan yang ada di Kota Sawahlunto.

Sementara itu, bagi masya­rakat pun diminta untuk turut mengawal dengan ikut ber­tang­gung jawab terhadap berbagai kegiatan yang dilakukannya. Salah satunya, dengan mematuhi dan taat untuk selalu patuh pada Protokol Kesehatan (Prokes).

Karena dengan pertimbangan itulah, Pemko Sawahlunto meman­dang perlu untuk meningkatkan PPKM Mikro secara bersama dan terukur yang dimulai dari tatanan terendah di masyarakat (Desa/Kelurahan). (pin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional