Menu

Penemuan Dua Mayat saat Suasana Lebaran di Kota Padang Bikin Geger

  Dibaca : 601 kali
Penemuan Dua Mayat saat Suasana Lebaran di Kota Padang Bikin Geger
OLAH TKP-Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat di Jalan Purus II gang Buntu nomor 85, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat.

PADANG, METRO–Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri, warga Kota Padang malah dibuat geger dengan penemuan dua mayat di lokasi berbeda. Bahkan, salah satu mayat yang ditemukan tersebut kondisinya sudah membusuk dan mengeluarkan bau menyengat.

Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mengatakan, penemuan mayat pertama ditemukan di sebuah kamar rumah Jalan Purus II gang Buntu nomor 85, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Jumat (14/5) sekitar pukul 14.15 WIB.

“Korban bernama Saran (60). Berdasarkan laporan masyarakat bahwa di TKP ada seorang mayat laki laki yang ditemukan dalam keadaan sudah berbau. Setelah mendapat laporan, kita langsung menuju TKP,” ujar Kompol Rico, Minggu (16/5).

Dijelaskan Kompol Rico, sesampai di lokasi, pihaknya menemukan mayat seorang laki laki yang sudah mengeluarkan bau busuk tergeletak di atas lantai papan rumah.

“Berdasarkan keterangan saksi Zarmaini yang merupakan kakak kandung Korban menerangkan bahwa korban mengalami gangguan mental dan tidak bersedia berinteraksi dengan keluarga korban yang lain,” sebut Kompol Rico.

Dijelaskan Kompol Rico, berdasarkan keterangan saksi Zarmaini juga menerangkan bahwa saksi sudah dua hari belakangan ini mencium bau bangkai, tapi sudah dicari ke dalam rumah tidak ditemukan  ada bangkai binatang yang mati.

“Namun pada hari Jumat, saksi memeriksa tempat tinggal adiknya yang berada di sebuah bekas gudang di depan rumah saksi, kemudian ditemukan adik kandung saksi yang bernama Saran sudah meninggal dunia dan sudah mengeluarkan bau busuk,” terang Kompol Rico.

Ditambahkan Kompol Rico, penemuan mayat kedua terjadi di Komplek Taruko 3 Blok D/16 RT 001 RW 010 Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji, yang ditemukan Sabtu (15/5) sekitar pukul 10.00 WIB

“Korban diduga meninggal karena sakit dan sudah diserahkan ke pihak keluarga dari RS M. Djamil Padang dan keluarga menolak untukk dilakukan visum,” ungkap Rico.

Dijelaskan Kompol Rico, korban tinggal sendirian karena istri pergi ke Jakarta tempat anaknya. Pada tanggal 12 Mei, korban sempat menelepon istrinya dan menyatakan sakit perut dan disarankan oleh anaknya untuk berobat ke rumah sakit.

“Namun korban yang bernama Suhardi (60) ini dilaporkan meninggal. Untuk kedua korban ini telah dikebumikan oleh pihak keluarga dan menolak dilakukan visum dalam,” tutup Rico. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional