Menu

Penempatan Dokter Keluarga Direspon Positif

  Dibaca : 661 kali
Penempatan Dokter Keluarga Direspon Positif
VIDCON—Rakor dilakukan bersama gubernur terkait penempatan dokter keluarga di Kota Solok melalui vidcon.

SOLOK, METRO
Wakil Wali Kota Solok, Reinier menyambut positif adanya penempatan Dokter Keluarga dari Persatuan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) di wilayah Kota Solok. Diharapkan penempatan Dokter Keluarga akan sangat membantu warga terutama dalam situasi new normal ini. “Tenaga dokter dari PDKI ini nantinya akan melengkapi layanan-layanan kesehatan yang ada di kota Solok ditengah wabah virus Corona,” ungkap Reinier.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Solok juga sudah melakukan koordinasi dengan Gubernur Sumatra Barat terkait penempatan dokter keluarga di Kota Solok melalui Video Conference, di e-Gov Monitoring Room Balaikota Solok.

Vicon tersebut juga terhubung dengan Ketua TP PKK Provinsi Sumbar, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Pengurus PDKI Sumatera Utara Dr.dr. Isti Ismiati Fujiati, Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand, Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, serta lebih dari 400 partispan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Irwan Prayitno mengatakan, hadirnya para anggota PDKI merupakan komponen  yang sangat dibutuhkan dalam mencegah Covid-19 semakin merajalela. Peran dokter keluarga sangat penting untuk menghindari stress bagi pasien positif Covid-19.

Memasuki masa Normal Baru (New Normal) Pemerintah Pusat menyebarkan Dokter Keluarga ke berbagai daerah di Indonesia. Di Kota Solok ditempatkan dua orang Dokter Keluarga untuk membantu pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Corona.

“Kehadiran PDKI akan semakin cepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, terimakasih kepada kabupaten/kota yang sudah memfasilitasi penempatan dokter keluarga di masing-masing daerah,” ungkapnya.

Pengurus Persatuan Dokter Keluarga Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Dr.dr. Isti Ismiati Fujiati mengatakan, sebelum turun ke lapangan, dokter keluarga sudah terlebih dahulu diberikan pembekalan. ”Dokter yang ditempatkan diharapkan mendorong PHBS dan Physical Distancing pada kelompok Komorbid (Diabetes dan Hipertensi) serta Tuberculosis, dan kelompok rentan (ibu hamil, ibu menyusui, anak dan lansia),” terangnya. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional