Menu

Penebang Pohon Tewas Tergantung Ditendang Mahoni

  Dibaca : 610 kali
Penebang Pohon Tewas Tergantung Ditendang Mahoni
Jasad korban Masrianto saat berada di ruangan IGD RSUD Padangpanjang usai menjalani penanganan tim medis.

PADANGPANJANG, METRO
Tragis. Masrianto (32) tewas tergantung di pohon mahoni akibat ditendang patahan dahan yang ditebangnya di belakang Pos Polisi Kehutana Lembah Anai, Nagari Singgalang Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Selasa (25/2) sekitar pukul 14.30 WIB. Tingginya pohon tersebut, membuat proses evakuasi sangat sulit dan bahkan korban sempat tergantung dalam waktu lebih satu jam.

Yang menyedihkan, korban tewas di hadapan ayahnya kandungnya Edison (71). Ayah korban pun berusaha meminta pertolongan kepada warga setempat dan kemudian dilaporkan ke BPBD setempat. Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk dibersihkan lalu diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut baru diketahui setelah ayah korban menyaksikan langsung anaknya ditendang dahan pohon saat melakukan pemotongan. Korban terpental sekaligus tergantung oleh sabuk pengaman yang dipakainya.

Setelah mencoba memberitahu warga setempat, sambil menunggu pertolongan, Edison, nekat memanjat pohon itu untuk menyelamatkan anaknya. Namun, upaya tersebut sirna, nyawa sang buah hati sudah tidak ada lagi. Tak seorang pun warga yang mampu menolong korban.

Pasalnya, selain pohon tinggi dan besar, pertolongan hanya bisa dilakukan dengan menggunakan  peralatan lengkap.  Setelah Tim evakuasi datang barulah korban bersama sang ayah diturunkan dari atas pohon. Berhasil turunkan, anak dan ayah langsung dilarikan ke RSUD Padangpanjang untuk melakukan pemeriksaan medis.

Suasana haru, terlihat  dari keluarga korban di luar ruangan jenazah. Isak tangis  keluarga tak mampu terbendung seketika menyaksikan korban terbaring kaku.  Sementara Edison di ruangan IGD RSUD Padangpanjang, ketika dikunjungi POSMETRO terlihat lemas dan shyok atas musibah yang terjadi pada anaknya.

Terpisah, Kapolres Padangpanjang AKBP Sugeng Hariadi, membenarkan  kejadian meninggalnya salah seorang warga Sungai Karuah, Nagari Balah Aie,  Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman saat melakukan pemangkasan pohon mahoni.  Dahan yang terpotong mengenai kepala  korban hingga mengalami luka lebam di bagian leher dan kepala. Terpental, korban tergantung  sabuk pengaman.

“Korban telah berhasil dievakuasi dalam kondisi sudah meninggal dunia. Setelah pemeriksaan medis selesai korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan kemudian dikebumikan,” sebut AKBP Sugeng.

Sementara Kepala BPBD Padangpanjang Marwilis mengatakan, setelah laporan diterima, sejumlah personel langsung menuju lokasi kejadian. Tim yang diturunkan diantaranya BPBD Padangpanjang, personil Damkar dan petugas Polisi Kehutanan Tanah Datar serta Jajaran  Polsek X Koto, Polres Padangpanjang.

“Jenazah akan dibawa ke rumah duka, sementara ayah korban, Edison masih dalam penanganan medis. Memang, pohon itu sangat tinggi sehingga tidak ada warga yang berani memanjat untuk menurunkan korban. Untuk mengevakuasinya, memang membutuhkan peralatan khusus dan keahlian, “ sebut Marwilis. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional