Menu

Penderita Tumor Ganas dan Kanker Kulit,  Aina Jalani Operasi Tahap Pertama

  Dibaca : 519 kali
Penderita Tumor Ganas dan Kanker Kulit,  Aina Jalani Operasi Tahap Pertama
OPERASI— Pascaoperasi pertama, Aina Talita Zahran balita 3,5 tahun asal Padang Pariaman, penderita tumor ganas serta kanker kulit, menjalani perawatan di RSUP M. Djamil.

PADANG, METRO – Aina Talita Zahran balita berusia 3,5 tahun asal Padang Pariaman, penderita tumor ganas serta kanker kulit, akhirnya menjalani operasi pertama oleh tim dokter RSUP Dr. M. Djamil Padang.

Operasi yang dilakukan tim dokter yang diketui dr. Daam Khambri Sp.B (K) Onk, M. Kes, Senin (9/12), dimulai sekitar pukul 08.30 hingga pukul 10.45 WIB, berjalan lancar.

Saat ini, kondisi Aina dalam proses penyembuhan dengan perawatan intensif di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) Instalasi Rawat Inap Anak.

“Alhamdulillah, Aina sudah dilakukan operasi tadi pagi, operasinya berjalan lancer. Saat ini kondisinya dalam perawatan di ruang PICU dan terus dipantau perkembangannya,”ujar Gustavianof, Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP Dr. M. Djamil Padang.

Gustavianof menjelaskan operasi pasien sempat tertunda, karena kondisi pasien sejak di rujuk ke RSUP Sabtu (30/11), belum memungkinkan untuk dioperasi. Sebab kadar hemoglobin (Hb) Aina 4,2. Sementara untuk dilakukan operasi pasien harus memilki Hb lebih dari 10.

RSUP sebelumnya sudah membentuk tim dokter untuk melakukan operasi. Bahkan perawatan Aina pun terus dipantau oleh tim dokter spesialis (Multidisipliner), seperti Dokter Bedah, Bedah Anak, Ongkologi Bedah, Ongkologi Mata, Dokter Anak, Anestesi serta tenaga kesehatan lainnya.

“Tentunya kami akan terus melakukan yang terbaik bagi pasien. Mari bersama kita do’akan semoga pasien segera membaik dan dapat dilakukan proses peyembuhan lainnya,”harap Gustavianof.

Sebelumnya, Ketua Tim Dokter dr. Daam Khambri Sp.B (K) Onk, M. Kes, mengatakan, pihaknya akan melakukan dua tahap operasi. Pertama operasi pengangkatan tumor yang telah merusak bagian wajah kiri pasien, kemudian operasi mata kiri yang juga terdampak.

Setelah operasi tersebut, rencananya juga akan dilakukan rekonstruksi pascaoperasi yang melibatkan ahli bedah plastik.

“Kasus yang sama seperti yang dialami Aina sudah sering kami tangani, dan kami juga akan terus mengusahakan yang terbaik untuk kesembuhan pasien,” katanya.

Sementara itu, setelah dilakukan operasi tahap pertama akan dipersiapkan operasi lanjutan, dan dilakukan operasi rekontruksi . Membutuhkan waktu sekitar lama 5-6 jam, dan akan di laksanakan satu hingga dua minggu kedepan. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional