Menu

Pendaftaran Balon Kada Jalur Parpol September

  Dibaca : 229 kali
Pendaftaran Balon Kada Jalur Parpol September
Nova Indra Komisioner KPU Sumbar,

KHATIB, METRO
KPU Sumbar akan kembali membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah (balon kada) dari jalur partai politik (parpol) pada September mendatang. Hal tersebut disampaikan Komisioner KPU Sumbar, Nova Indra, Selasa (2/6).

Ia mengatakan, bahwa pendaftaran balon kepala daerah dari jalur parpol sebelumnya dijadwalkan 8 Juni. Namun, akibat pandemi Covid-19 yang tengah melanda, tahapan tersebut ditunda untuk sementara.

Ia menjelaskan, setelah KPU RI melakukan uji publik Rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang perubahan ketiga atas PKPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada 2020, kemungkinan pendaftaran itu akan dibuka pada September 2020.

Nova Indra menambahkan, ia tidak menyebutkan tanggal pastinya jadwal pendaftaran tersebut. Sebab, hingga kemarin, KPU Sumbar masih menunggu jadwal resmi dari KPU RI.

“Kalau untuk calon dari partai, awalnya (pendaftaran) kan mestinya pada 8 Juni ini, kalau tertunda tiga bulan, paling tidak dimulai September 2020,” ujar Nova Indra.

Soal alur pendaftaran, Nova Indra mengatakan, masih sama dengan yang sebelumnya atau tidak ada perubahan. Pasalnya, hal itu telah diatur dalam undang-undang. Sementara undang-undang tersebut tidak berubah.

“Alurnya masih sama, tidak berubah. Sebab undang-undang yang mengaturnya tidak berubah,” katanya.

Sementara itu ungkapnya, untuk pemungutan suara, KPU memutuskan akan melaksanakannya pada 9 Desember mendatang.

Hal itu disepakati setelah KPU RI melakukan uji publik Rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang perubahan ketiga atas PKPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada 2020.

Kesepakatan itu muncul dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu dan DKPP pada 27 Mei lalu.

Sebelumnya, jadwal pencoblosan itu mestinya dilakukan pada 23 September. Namun harus tertunda karena masa darurat bencana pandemi Covid-19.

“Pada Perpu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang), kan ditentukan di Desember. Cuma di Desember itu, kita mentoknya pada tanggal 9, tidak bisa akhir Desember,” tutupnya. (heu)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional