Menu

Pencuri Kotak Infak Bercelana Dalam di Kabupaten Solok yang Viral Ditangkap, Pelakunya Ternyata 2 Remaja

  Dibaca : 179 kali
Pencuri Kotak Infak Bercelana Dalam di Kabupaten Solok yang Viral Ditangkap, Pelakunya Ternyata 2 Remaja
PENCURI DITANGKAP— Dua remaja pencuri kotak infak yang beraksi hanya menggunakan celana dalam, ditangkap jajaran Satreskrim Polres Solok.

SOLOK, METRO–Dua pencuri kotak infak di Masjid Ikhlas Ar Rahman di  Jo­rong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Ta­lang, Kabupaten Solok, yang viral di media sosial gegara beraksi hanya me­ng­gunakan celana dalam dan kepala ditutup kantong plastik, akhirnya ditangkap.

Ternyata, dua pencuri itu diketahui berinisial RL (15) dan MF (14) yang ma­sih berstatus anak bawah umur yang rumahnya be­rada tidak jauh dari masjid yang mereka curi kotak infaknya. Keduanya diring­kus Tim Opsnal Satreskrim Polres Solok pada Senin malam (6/9).

Saat ditangkap, pe­tu­gas juga berhasil menga­man­kan barang bukti beru­pa uang sebesar Rp 155 ribu dalam berbagai peca­han yang merupakan hasil dari pencurian kotak infak masjid. Kepada Polisi, ke­dua pelaku mengaku nekat menjalankan aksinya de­ngan hanya mengenakan celana dalam agar mereka tidak dikenali orang lain meski terekam CCTV.

Bahkan, dalam waktu semalam, kedua pelaku menjalankan aksinya di dua masjid berbeda. Me­reka, pada malam itu Ming­gu (5/9) dinihari sekitar pukul 01.00 wib menjalan­kan aksinya di Masjid Ikh­las Arrahman, Jorong Ka­yu Aro, Nagari Batang Ba­rus ,­Kecamatan Gunung Ta­lang Kabupaten Solok de­­ngan sasaran kotak amal yang terdapat di da­lam masjid.

Mereka beraksi tanpa busana dengan menge­nakan celana dalam dan menutup wajahnya. Kedua­nya pun berhasil meng­gon­dol kotak amal tanpa dike­tahui orang lain. Kotak amal yang berisikan se­jum­lah uang itu dibawa oleh pelaku ke dalam WC. Di dalam WC pelaku me­ngu­ras uang dari  kotak amal tersebut dengan cara merusaknya.

Berhasil mendapatkan uang dari kotak amal, ke­dua pelaku langsung kabur. Namun malam itu kedua pelaku kembali menjalan­kan aksinya dengan sasa­ran kotak amal yang ada dimas­jid­ ­Nurul Hidayah Bukit Gom­pong Nagari Ko­to Gadang Guguak Keca­ma­tan Gu­nung Talang Ka­bu­paten Solok.

Masjid Nurul Hidayat, kedua pelaku diduga me­lan­carkan aksinya men­jelang subuh dan juga ber­hasil menggasak kotal amal milik masjid. Aksi ke­dua pelaku ini juga berjalan mulus tanpa diketahui orang lain.

Namun keesokan hari­nya, perbuatan kedua pe­laku membuat warga he­boh. Pasalnya aksi pencu­rian kotak amal itu terekam cctv milik masjid Ikhlas Arrahman Jorong Kayu Aro Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Ta­lang Kabupaten Solok.

Dan yang lebih mem­buat warga heboh, kedua pelaku hanya mengenakan celana dalam saat men­jalankan aksinya. Hal ini dilakukan pelaku agar diri­nya tidak mudah dikenali orang lain meski perbuatan mereka terekam cctv.

Kapolres Solok AKBP Apri Wibowo mela­lui ­Kasat Reskrim Iptu Rifky Yudha Ersan­da, ­awal­nya petugas men­dapat la­poran dari Belnofri (43) garin masjid bahwa kotak amal milik masjid hilang. Laporan ter­sebut langsung ditindak­lanjuti oleh petu­gas dengan melihat CCTV masjid.

“Awalnya malam hari menjelang pulang, garin masjid masih melihat kota amal dengan kondisi di­gem­bok. Namun paginya se­habis sholat subuh, kotak amal itu raib. Setelah dicari ternyata kotak amal itu ditemukan didalam WC. Akan tetapi kondisi kotak amal sudah rusak dan uang didalamnya hilang,” kata Iptu Rifki.

Ditambahkan Iptu Rifki, karena curiga dan untuk mengetahui apa yang ter­jadi, warga melihat reka­man CVTV. Ternyata be­nar, aksi pelaku terekam cctv masjid. Berdasarkan petunjuk dari CCTV ter­sebut, pihaknya berhasil mengenali pelaku. Setelah mencari keberadaan pela­ku petugas yang tergabung dalam tim karawai Polres Solok berhasil membekuk kedua pelaku di tempat ber­beda berikut barang buk­ti berupa sejumlah uang.

“Barang bukti berupa uang sebesar Rp155 ribu yang terdiri dari dua lem­bar uang kertas pecahan Rp 50 ribu  satu lembar uang kertas pecahan Rp 20 ribu  dan tiga lembar uang kertas pecahan Rp 10 ribu, serta satu lembar uang ker­tas pecahan Rp 5 ribu ber­hasil diamankan,” pung­­­kas­nya. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional