Menu

Pencuri Emas di Rumah Bidan Desa Ditangkap

  Dibaca : 696 kali
Pencuri Emas di Rumah Bidan Desa Ditangkap
PENCURI— Pelaku Putra (20) dan barang bukti hasil curiannya di rumah bidan desa diamankan di Polsek Panti setelah ditangkap di Kota Medan.

PASAMAN, METRO – Beberapa minggu kabur usai melakukan pencurian perhiasan emas di rumah dinas Bidan Desa Kajai II, Nagari Panti, Kecamatan Panti Pasaman, seorang pemuda diringkus jajaran Polres Pasaman di tempat persembunyiannya di rumah neneknya di Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (7/12) sekitar pukul 08.00 WIB.

Usai ditangkap, pelaku bernama Putra (20) itu dibawa ke Polres Pasaman untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Da

ri hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah mencuri satu buah liontin emas seberat 25 gram, perhiasan emas seberat 10 gram dan uang tunai Rp 450 ribu milik Bidan Nella Siregar (28).

Selain membawa emas dan perhiasan milik korban, tersangka juga berhasil membawa kabur pin emas seberat 5 gram milik suami korban yang merupakan anggota DPRD Pasaman yang masih aktif menjabat saat ini.

Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahya mengatakan, pengungkapan kasus pencurian itu terungkap setelah pihaknya melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti dan melakukan penyelidikan beberapa minggu usai menerima laporan dari korban.

“Aksi pencurian terjadi pada Sabtu (30/11) lalu. Korban Nella Siregar (merupakan bidan desa di daerah Panti Kecamatan Panti pergi berkunjung ke rumah mertuanya yang masih satu kenagarian di daerah itu dan memutuskan untuk menginap dirumah mertuanya,” kata AKBP Hendri Yahya.

Hendri Yahya menjelaskan, ketika rumah korban ditinggal, pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel pintu. Setelah masuk ke dalam rumah, pelaku mencongkel lemari milik korban, lalu membawa kabur semua barang berharga milik korban.

“Korban mengetahui kejadian itu di saat dirinya pulang kerumah dinasnya pada Minggu (1/12). Korban terkejut melihat pintu depan rumah dinasnya dan lemari tempat penyimpanan harta perhiasannya rusak dicongkel maling,” ungkap AKBP Hendri Yahya.

AKBP Hendri Yahya menjelaskan, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Dari penangkapan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan satu buah liontin emas dan pin emas milik suami korban.

“Kini tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Mako Polsek Panti untuk proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatan tersangka ia dikenakan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” pungkasnya. (cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional