Menu

Pencuri 22 Karung Pakan Ayam Terungkap

  Dibaca : 406 kali
Pencuri 22 Karung Pakan Ayam Terungkap
riksa—Satreskrim AKP Anton Luther saat melakukan pemeriksaan kepada pelaku curat dan Curanmor.

LIMAPULUH KOTA, METRO
Tim Satreskrim Polres Limapuluh Kota menangkap komplotan pelaku pencurian pakan ayam di Jorong Padang Koto Tuo, Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (3/3), sekitar pukul 03.30 WIB di Jalan Raya Bukittinggi-Payakumbuh, Piladang.

Komplotan yang kerap meresahkan masyarakat itu, ES (42) warga Jorong Koto Tuo, Nagari Mungka, GA (20) warga Lereng Telaga Biru RT/RW 010/000 Desa Kasang Kumpeh, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, dan JLSN (23) warga Lumban Simataniali, Kelurahan Lumban Tonga Tonga, Kecamatan Siborong-borong, Tapanuli Utara.

Ketiganya, berhasil mengambil 22 karung pakan Ayam, dalam aksinya Senin (24/2) lalu. Pemilik pakan dirugikan sekitar 30 juta rupiah. Pimilik yang tak terima langsung melaporkan kejadian pencurian tersebut ke Polsek Guguk dengan nomor laporan polisi LP/17/II/2020/sek guguk,  24 Februari 2020.

“Memang benar Kita sudah mengamankan pelaku curat, dimana mereka melakukan aksi di Mungka dan berhasil membawa 22 Karung Pakan Ayam. Kalau nilai pakan ayam itu sekitar 30 juta rupiah. Mereka kita amankan di Piladang, dan kini sudah ditahan di Mapolres Limapuluh Kota,” sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Sri Wibowo melalui Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota, AKP Anton Luther didampingi KBO Reskrim.

Curanmor
Selain itu, disampaikan Kasat Reskrim, setelah diintrogasi tersangka ES, mengakui sebelumnya juga pernah melakukan tindakan kejahatan pencurian ternak diwilayah Hukum polsek Guguak tahun 2015, pencurian uang dan handphone di wilayah hukum Polsek Harau, tahun 2012 dan penggelapan mobil Mitsubishi jenis dump truk di wilayah hukum Polres Bukittinggi tahun 2016.

Selain mengamankan pelaku curat, tim Satreskrim Polres Limapuluh Kota juga membekuk beberapa pelaku pencurian kenderaan bermotor jenis Yamaha RX King di Suliki bersama dengan penadah hasil curian mereka di Padang Pariaman.

DS (26) penadah hasil curian motor RX King, mengaku tidak tahu jika motor yang dibelinya merupakan hasil curian. “Wak ndak tau kalau motor hasil curian. Kecek yang punyo ado surek-sureknyo, dan pemilik mangatoan kalau ado apo-apo samo-samo tanggungjawab, keceknyo,” cerita DS dihadapan penyidik Satreskrim Polres Limapuluh Kota.

Dirinya yang baru pertama kali membeli kenderaan hasil curian, membeli dalam kondisi sudah dibuka semuanya. “Saya beli sudah dalam karung, diencer seharga 2.300.000 ribu. Dan F memang baru menjual pada saya,” sebutnya. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional