Menu

Pencinta Sepeda di Kota Padang, Ngabuburit ke Puncak Villa Pantai Air Manis

  Dibaca : 353 kali
Pencinta Sepeda di Kota Padang, Ngabuburit ke Puncak Villa Pantai Air Manis
ngabuburit Ramadhan— Akhsan Zainal (35), bersama pencinta olahraga sepeda lainnya berada di puncak villa Pantai Air Manis. Mereka mengisi waktu jelang berbuka puasa atau ngabuburit untuk menyalurkan hobi bersepeda. (Ist)

PADANG, METRO – Istilah ngabuburit sudah dikenal banyak orang kalangan muda dan tua, yang diartikan sebagai menunggu waktu berbuka puasa dengan melakukan berbagai kegiatan. Sebagian pencinta olahraga sepeda, ngabuburit pun dilakukan sambil bersepeda ria ke puncak villa Pantai Air Manis, Kota Padang.

Pencinta sepeda, Akhsan Zainal (35), salah satu pekerja di kantor Bupati Kabupaten Solok mengatakan, saat bulan Ramadhan ia masih melakukan kegiatan bersepeda. Puasa tidak menghalanginya untuk melakukan kegiatan tersebut.

”Saya tinggal di Padang, dan tiap hari bolak-balik dari Solok ke Padang untuk bekerja. Setelah pulang bekerja saya sempatkan bersepeda. Bersepeda dimulai pada pukul 16.00 WIB setelah melaksanakan ibadah shalat ashar, dan kembali kerumah sejam sebelum waktu berbuka puasa,” ungkap Akhsan, Rabu (15/5).

Rute yang biasa dilewati adalah Mato Aia- tanjakan Pantai Air Manis- puncak Villa Air Manis, melewati jalan baru Pantai Air Manis-jembatan Siti Nurbaya. Di puncak villa Pantai Air Manis, ia bisa bertemu dengan penggila olahraga sepeda lainnya. Semua pesepeda biasanya berkumpul di puncak Air Manis.

”Saya bersepeda setiap hari. Pada Rabu dan Jumat, bersepeda ke arah puncak Bukit Lampu. Dan, Sabtu paginya bersepeda ke Bandara Internasional Minangkabau,” tambahnya.

Saat berpuasa olahraga juga penting dilaksanakan, Olahraga yang baik adalah melakukan latihan sesuai dengan minat, kesenangan dan kemampuan (orang yang mengikuti latihan) bisa seperti olahraga bersifat rekreasi.

Olahraga yang baik adalah olahraga yang tidak menimbulkan cidera yang bersifat akut dan menambah beban cidera yang kronis. Olahraga yang benar adalah olahraga yang merujuk pada latihan yang dilakukan secara bertahap pada setiap gerakan yang akan dilakukan.

Di bulan Ramadan, banyak orang mengurangi kegiatan fisik atau berolahraga, banyak orang berpendapat olahraga dapat membuat haus akibat kehilangan cairan, yang berakibat mengganggu ibadah puasa. Padahal aktivitas fisik selama berpuasa memberikan dampak penting bagi kesehatan tubuh.

”Mudah-mudahan dengan puasa dan tetap olahraga kita tetap sehat dan tambah sehat,” lugas Akhsan.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti Tunisia dari Universitas Sfax dan CHU Habib Bourguiba menunjukkan bahwa aktivitas fisik memberikan dampak kesehatan yang baik bagi tubuh selama aktivitas puasa. Hal ini terlihat dari parameter komposisi tubuh, hematologi, dan biokimia pada partisipan yang melakukan aktivitas olahraga mengalami perubahan yang lebih baik yaitu penurunan berat badan, persentase lemak tubuh berkurang, serta meningkatkan daya tahan tubuh. (e)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional